Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN NASIONALISME DI ASIA TENGGARA Elsha Putriany Br Girsang; Angel Sinambela; Yeza Pebina Kaban; Ririn Eriva Tampubolon; Muhammad Annoer Rafiq; Raja Pangihutan Simangunsong; Muhammad Ihsan Syahaf Nasution
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10640

Abstract

This study examines how nationalism developed in Southeast Asia by examining the background to its emergence, the driving factors, and the formation of nation-states in several countries, including the Philippines, Myanmar, Indonesia, Indochina, and the Malay Peninsula. In this region, nationalism emerged as a response to Western colonialism, which influenced politics, economics, society, and culture. Using a descriptive-qualitative approach based on literature, this research demonstrates the differences in nationalist movements influenced by the social structure, education, and colonial dynamics in each country. The results of this study confirm that nationalism in Southeast Asia has specific characteristics in each country, but is generally driven by injustices resulting from colonialism, advances in modern education, and the rise of national consciousness in the early 20th century.
Peranan Kesultanan Asahan Dalam Jaringan Perdagangan di Pantai Timur Sumatera Riyanty Ruth Melaty Angel Simanungkalit; Ririn Eriva Tampubolon; Mhd Fahrurrozi; Raja Pangihutan Simangungsong
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8315

Abstract

Penelitian ini membahas peranan Kesultanan Asahan dalam jaringan perdagangan di Pantai Timur Sumatera. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi latar belakang berdirinya Kesultanan Asahan, kondisi geografis dan letak strategis wilayahnya, peranannya dalam jaringan perdagangan, serta komoditas yang diperdagangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran Kesultanan Asahan dalam mendukung aktivitas perdagangan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik dengan menginterpretasikan informasi yang diperoleh secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesultanan Asahan memiliki peranan penting sebagai penghubung antara wilayah pedalaman dan jaringan perdagangan internasional, terutama karena letaknya yang strategis di sekitar Selat Malaka serta didukung oleh keberadaan Sungai Asahan. Selain itu, kesultanan ini juga berfungsi sebagai pengatur aktivitas perdagangan melalui kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas keamanan jalur perdagangan. Komoditas yang diperdagangkan meliputi hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, Kesultanan Asahan berkontribusi signifikan dalam perkembangan perdagangan regional di Pantai Timur Sumatera.