Penelitian ini membahas peranan Kesultanan Asahan dalam jaringan perdagangan di Pantai Timur Sumatera. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi latar belakang berdirinya Kesultanan Asahan, kondisi geografis dan letak strategis wilayahnya, peranannya dalam jaringan perdagangan, serta komoditas yang diperdagangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran Kesultanan Asahan dalam mendukung aktivitas perdagangan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik dengan menginterpretasikan informasi yang diperoleh secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesultanan Asahan memiliki peranan penting sebagai penghubung antara wilayah pedalaman dan jaringan perdagangan internasional, terutama karena letaknya yang strategis di sekitar Selat Malaka serta didukung oleh keberadaan Sungai Asahan. Selain itu, kesultanan ini juga berfungsi sebagai pengatur aktivitas perdagangan melalui kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas keamanan jalur perdagangan. Komoditas yang diperdagangkan meliputi hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, Kesultanan Asahan berkontribusi signifikan dalam perkembangan perdagangan regional di Pantai Timur Sumatera.
Copyrights © 2026