Profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang terintegrasi dalam praktik pembelajaran. Permasalahan yang masih dihadapi dalam dunia pendidikan Indonesia antara lain belum meratanya kualitas guru, tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta rendahnya apresiasi terhadap profesi guru yang berdampak pada kinerja dan kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek pengembangan profesionalisme guru, strategi pengembangannya, serta peran pemerintah dalam mendukung terwujudnya guru profesional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (penelitian perpustakaan) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian relevan yang berkaitan dengan profesionalisme guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan profesionalisme guru dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik, penguasaan materi, kemampuan teknologi pendidikan, keterampilan sosial-emosional, serta pembelajaran berkelanjutan. Strategi yang efektif meliputi pelatihan dan lokakarya, Pendidikan Profesi Guru (PPG), praktik komunitas, pendampingan dan pembinaan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dan kemitraan. Pemerintah memiliki peran strategis melalui kebijakan sertifikasi, peningkatan kualifikasi akademik, penguatan komunitas guru, dan peningkatan kesejahteraan. Dengan sinergi antara guru, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, pengembangan profesionalisme guru dapat berjalan optimal dan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan nasional.