Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Maria Stefania Babo; Sabina Farliana Wea; Maria Mareselina Uko; Yasinta Maria Fono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendidik dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak St. Skolastika Mataia. Motorik halus merujuk pada kapabilitas anak untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang membutuhkan koordinasi otot-otot kecil, terutama pada area tangan dan jari, tanpa memerlukan kekuatan fisik yang signifikan. Studi ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada periode 17 hingga 26 Februari 2025. Subjek pengamatan mencakup 20 anak, yang terbagi menjadi 11 laki-laki dan 9 perempuan, dengan usia antara 4 hingga 5 tahun. Pengumpulan data difasilitasi melalui pengamatan langsung, dialog dengan pengajar, serta pengumpulan dokumentasi visual kegiatan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK St. Skolastika Mataia memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini. Guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan arahan dan pendampingan kepada anak, sebagai fasilitator dengan menyediakan materi dan media dalam kegiatan pembelajaran kepada siswa, serta sebagai motivator dengan memberikan dorongan dan semangat agar anak aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
IMPLEMENTASI LAGU TRADISIONAL ISO SI ZELE WOLO DALAM PEMBELAJARAN SENI ANAK USIA DINI Maria Stefania Babo; Yuliana Zaza; Maria Euvania Masi; Maria Ananias Ego; Yustina Weti Moi; Yasinta Maria Fono
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i3.7201

Abstract

Pembelajaran seni anak usia dini masih cenderung menggunakan lagu anak modern dan lagu nasional, sementara lagu tradisional daerah belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan lagu tradisional Iso Si Zele Wolo sebagai media pembelajaran seni, respons anak, serta kendala pelaksanaannya di TKN Linajawa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek satu kepala sekolah, dua guru, dan delapan anak usia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dilaksanakan melalui pengenalan lagu, pemberian contoh, pengulangan lirik, tepukan irama, gerakan sederhana, dan bernyanyi bersama. Sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik, terutama pada indikator interaksi sosial. Kendala meliputi rasa malu, perbedaan kemampuan, serta keterbatasan media budaya lokal. Disimpulkan bahwa lagu ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seni sekaligus pengenalan budaya Ngada secara sederhana, kontekstual, menyenangkan, dan bermakna.