Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Tempat Sampah Terpilah terhadap Ketepatan Membuang Sampah Siswa di SDN Ciherang Muhammad Rifki; Anna Maria Oktaviani; Muhamad Abdul Roji
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11238

Abstract

Waste management issues represent a serious challenge in Indonesia, exacerbated by population growth, urbanization, and the suboptimal level of community participation in waste segregation and policy implementation. In this context, early education at the elementary school level is recognized as a fundamental instrument for instilling awareness and responsible habits related to waste management. This study aims to investigate the effectiveness of using segregated waste bins, particularly those modified with sound or visual features, in improving students’ waste disposal accuracy at SDN Ciherang. This approach is based on the concept that segregated waste bins can function as constant pedagogical tools by providing visual cues and feedback that encourage positive behavioral change. This study employed a quasi-experimental design using a Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest approach involving two groups of students at SDN Ciherang. Quantitative data were collected through behavioral observations and waste audits to measure segregation accuracy, while qualitative data were obtained through questionnaires and interviews to understand students’ perceptions and motivations. The hypothetical results indicate a significant increase in waste segregation accuracy in the experimental group using the modified waste bins, from 45.2% to 88.5%, whereas the control group showed no significant change. The sound and visual features of the waste bins hypothetically contributed to increased student enthusiasm and understanding, as well as positive changes in waste segregation behavior. It is concluded that the use of segregated waste bins modified with sound or visual features is hypothetically highly effective in improving proper waste disposal and fostering environmental awareness among elementary school students. These findings suggest that interactive infrastructure design can serve as an important component of a comprehensive environmental education strategy.
Penerapan Model Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran IPAS di SDN Bendungan 1 Cilegon Siti Sopiaturida; Salwa Tsabitah Hummaira; Sulistiawati Sulistiawati; Muhamad Abdul Roji; Empat Sunisti .; Henny Setiani .
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i2.1236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh berbagai model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar dan menengah. Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang digunakan guru untuk merancang proses pembelajaran secara sistematis dan terarah demi mencapai tujuan pendidikan. Dalam artikel ini, penulis membahas beberapa model utama seperti model pembelajaran langsung, model pembelajaran tidak langsung, model pembelajaran berbasis diskusi dalam kerangka Problem Based Learning (PBL), model pembelajaran kooperatif, dan model pembelajaran kontekstual. Setiap model dianalisis berdasarkan karakteristik utama, tahapan pelaksanaan, peran guru dan siswa, serta kelebihan dan keterbatasannya. Misalnya, model pembelajaran langsung lebih cocok untuk materi yang bersifat faktual dan prosedural, sedangkan model pembelajaran berbasis masalah mendorong keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu, model kooperatif seperti Think-Pair-Share, Jigsaw, dan Numbered Heads Together dinilai mampu meningkatkan kolaborasi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Pentingnya pemilihan model pembelajaran yang tepat berdasarkan konteks kelas, gaya belajar siswa, serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Penyesuaian strategi pembelajaran terhadap kebutuhan siswa dan lingkungan belajar akan memberikan dampak signifikan terhadap motivasi, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, pemahaman mendalam terhadap ragam model pembelajaran dapat menjadi bekal penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang efektif, menarik, dan bermakna.