Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Berdiferensiasi Kepala Sekolah dalam Mewujudkan 8 Dimensi Profil Capaian Lulusan Pembelajaran Mendalam Elmiya Sari; Shovi Andi Fariz Salim; Tutut Sulistiani; Eko Hadi Prasetyo; Suyitno
Journal Educatione Vol. 2 No. 2 (2025): Leadership
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis peran kepemimpinan berdiferensiasi kepala sekolah dalam mewujudkan delapan dimensi profil capaian lulusan pembelajaran mendalam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (Literature Review Reserch). Analisis berfokus pada peran kepemimpinan kepala sekolah dalam memujudkan 8 dimensi profil capaian lulusan pembelajaran mendalam dengan cara mendefensiasikan guru dalam managemen perencanaan (planning), organisasi (organizing), pelaksanaan (actuating/implementation) dan pengawasan (evaluation/controlling). Serta sikap gaya kepemimpinan berdiferensiasi kepala sekolah melalui pendekatan instruksional, situasional, transformasional, dan demokrasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan berdiferensiasi kepala sekolah berperan signifikan dalam mewujudkan delapan dimensi profil capaian lulusan pembelajaran mendalam. Analisis data dari berbagai temuan mengidentifikasi bahwa kepala sekolah yang menerapkan pendekatan berdiferensiasi mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan dan strategi manajerial sesuai kebutuhan guru dan karakteristik peserta didik. Tantangan dari penelitian ini adalah kesiapan kepala sekolah, kesiapan guru, kurikulum yang terintegrasi dengan capaian lulusan pembelajaran mendalam.Rekomendasi praktis yaitu menyiapkan bakal calon kepala sekolah dengan pelatihan leadership berdiferensiasi, pelatihan guru berbasis kebutuhan, serta membimbing guru dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan asesmen yang terintegrasi dengan 8 dimensi profil capaian lulusan pembelajaran mendalam. Study ini menyimpulkan kepemimpinan berdiferensiasi kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam implementasi pembelajaran mendalam yang mampu mewujudkan delapan dimensi profil capaian pembelajaran mendalam.
The Role of Subject Teacher Working Group (MGMP) Management in Improving Teacher Performance: A Multisite Study Tutut Sulistiani; Ahmad Thohirin; Suyitno Suyitno
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1411

Abstract

The Subject Teacher Consultation Group (Musyawarah Guru Mata Pelajaran/MGMP) serves as an important professional development forum that contributes to improving the quality of teaching and learning. However, the effectiveness of MGMP implementation is highly dependent on systematic organizational management and support from various stakeholders. This study aims to describe the management processes of MGMP, analyze the factors influencing its implementation, and examine its implications for improving teacher performance through a multi-site study conducted at SMPN 1 Pasrepan and SMPN 2 Kejayan, Pasuruan Regency. This research employed a qualitative approach using a multi-site study design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving school principals, MGMP coordinators, local language teachers, and students. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that MGMP management was implemented systematically through the stages of planning, organizing, implementation, and evaluation. Supporting factors for successful MGMP implementation included teachers’ commitment, support from school principals, collaboration among teachers, and the availability of facilities and infrastructure. Meanwhile, inhibiting factors consisted of limited time, insufficient operational funding, uneven participation among members, and the mismatch between teachers’ educational backgrounds and the subjects they taught. The implementation of MGMP management had positive implications for enhancing teachers’ professional and pedagogical competencies, strengthening collaboration among teachers, improving the quality of instruction, and supporting the preservation of local languages. The study also found that the alignment of MGMP programs with teachers’ professional needs and strong leadership support from school principals were key determinants in improving teacher performance.