Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Etnofisika dalam Pembelajaran Fisika SMA: Potensi Permainan Katapel sebagai Media yang Aman dan Menyenangkan Heny Aryani; Irma Tri Diana Wilujeng; Diyah Ayu Octa Nova; Suliyanah Suliyanah; Wiwin Puspita Hadi
Reog: Journal of Ecoethnoscience Education Vol. 1 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/reog.v1n1.p9-16

Abstract

Permainan tradisional katapel yang dahulu populer di kalangan anak-anak kini dapat dijadikan media pembelajaran fisika di sekolah. Katapel mengandung berbagai konsep fisika seperti hukum Hooke, energi potensial elastis, gerak parabola, dan hukum Newton, sehingga relevan untuk pembelajaran berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan katapel dalam pembelajaran fisika SMA guna meningkatkan pemahaman konsep fisika berbasis kearifan lokal sekaligus memastikan aspek keamanannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek 24 peserta didik SMA. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% peserta didik merasa antusias dan menganggap pembelajaran fisika melalui praktik katapel lebih mudah dipahami serta lebih menarik. Namun, 65% peserta didik mengungkapkan kekhawatiran terkait keselamatan apabila penggunaan katapel tidak diatur dengan baik. Kekhawatiran ini dapat diatasi dengan penggunaan peluru lunak, aturan main yang ketat, area praktik yang aman, serta pengawasan guru selama kegiatan berlangsung. Dengan penerapan aturan keamanan yang ketat, katapel terbukti menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan aman bagi peserta didik SMA. Penerapan ethnofisika melalui permainan tradisional seperti katapel diharapkan dapat membuat konsep fisika menjadi lebih nyata dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Komik Digital Berbasis Cerita Rakyat: Meningkatkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Karakter Peserta Didik dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Heny Aryani; Irma Tri Diana Wilujeng; Diyah Ayu Octa Nova; Muzayanah Muzayanah; Utama Alan Deta
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n1.p17-24

Abstract

Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka memberikan ruang penguatan karakter peserta didik, salah satunya melalui kearifan lokal. Cerita rakyat sebagai bagian dari budaya tradisional mengandung nilai moral dan identitas budaya, namun semakin terpinggirkan di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan projek P5 berbasis cerita rakyat di salah satu SMA Surabaya dengan fokus pada adaptasi cerita menjadi komik digital dan poster. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 128 peserta didik kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa projek ini efektif meningkatkan kreativitas, literasi digital, dan pemahaman peserta didik terhadap nilai budaya lokal. Selain itu, kegiatan turut memperkuat karakter peserta didik seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Meski terdapat kendala teknis dalam penggunaan aplikasi desain dan perencanaan narasi, pendampingan intensif dari guru dan mahasiswa PLP membantu peserta didik menyelesaikan projek secara optimal. Guru dapat memanfaatkan komik digital berbasis cerita rakyat sebagai media pembelajaran sedangkan sekolah memfasilitasi pelatihan dan pameran karya sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media visual dan kearifan lokal melalui projek P5 sebagai model pembelajaran kontekstual yang relevan, inspiratif, dan layak direplikasi di sekolah lain.