Permainan tradisional merupakan bagian dari kearifan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai media pembelajaran kontekstual. Permainan lompat tali tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki relevansi dengan konsep fisika, khususnya gerak vertikal ke atas. Namun, pemetaan perkembangan penelitian terkait topik ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren dan potensi permainan lompat tali dalam pembelajaran gerak vertikal ke atas melalui analisis bibliometrik. Data dikumpulkan dari basis data Scopus pada 20 Oktober 2025 menggunakan kata kunci “Jump Rope” atau “Ethnophysics” dengan rentang tahun publikasi 1974–2024. Proses pencarian menghasilkan 176 artikel yang dianalisis menggunakan teknik co-authorship, keyword co-occurrence, dan co-citation. Visualisasi dan pemetaan jaringan pengetahuan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait permainan lompat tali dalam konteks pembelajaran sains masih relatif terbatas, namun menunjukkan kecenderungan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pemetaan kata kunci dan klaster tematik mengindikasikan keterkaitan antara permainan tradisional, kearifan lokal, pendidikan berbasis budaya, serta konsep-konsep fisika yang relevan dengan gerak vertikal ke atas. Berdasarkan hasil bibliometrik, kajian mengenai permainan lompat tali menunjukkan tren peningkatan dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai media pembelajaran gerak vertikal ke atas yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal. Temuan ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran fisika berbasis etnosains serta mendukung integrasi permainan tradisional dalam kurikulum untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.