Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis and Visualization of Tracer Study Data Through Kimball Four-Step Method and Tableau Ardiyanto; Yohana Dewi Lulu Widyasari; Satria Perdana Arifin; Yuliska
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v5i1.3718

Abstract

Tracer studies serve as a pivotal survey mechanism to assess the efficacy of educational systems and the compatibility of graduates with labor market requirements. This research leverages Big Data technologies alongside Tableau to scrutinize tracer study data gathered from alumni of Politeknik Caltex Riau (PCR) over the period from 2018 to 2022. Employing the Four-Step Kimball methodology, the study regularly undertakes data collection, processing, validation, and storage within a MongoDB database, prior to generating visual representations through Tableau. The analytical framework incorporates descriptive statistics, correlation analysis, and regression models to examine critical variables, including the alignment between academic disciplines and occupational roles, as well as the spatial distribution of graduates across regions. The visualizations produced facilitate data-driven decision-making, enabling enhancements in curriculum design, the advancement of career support services for alumni, and the fortification of ties with industrial stakeholders. Key results reveal a significant positive relationship between graduates' Grade Point Average (GPA) and their income levels, alongside a consistent year-on-year rise in participation rates for tracer studies, with the rate reaching 99.06% by 2022. Furthermore, the findings underscore notable trends in employment sectors and geographic mobility, with 74.58% of alumni employed within Indonesia, predominantly in Riau Province. These outcomes affirm the robustness of the implemented data analysis framework in bolstering policy formulation for educational institutions. Beyond immediate implications, the study highlights the potential of integrating scalable data management systems with advanced visualization tools to address the evolving challenges of alumni tracking and institutional accountability in higher education.
Penerapan Computational Thinking Pada Materi Perulangan (looping) Dalam Bentuk Permainan Terhadap Siswa MAN 2 Pekanbaru Yuliska; Jan Alif Kreshna; Meilany Dewi; Ardianto Wibowo; Nessa Chairani Bemin; Nina Fadilah Najwa
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2023): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.938 KB) | DOI: 10.35143/jiterpm.v1i1.5862

Abstract

Computational Thingking (CT) dikembangkan dari konsep dasar informatika (ilmu komputer) dengan cara mengabstraksi masalah lalu mengilustrasikan dan akhirnya mampu memberikan solusi yang optimal. CT adalah skill fundamental yang harus dimiliki oleh setiap orang di abad ke-21. CT pertama kali dibawa masuk ke Indonesia melalui Bebras Indonesia NBO pada tahun 2016. Kegiatan yang diangkat dalam PkM ini adalah implementasi CT pada MAN 2 yang berlokasi di Pekanbaru. MAN 2 Pekanbaru ingin membentuk siswa/I sekolahnya untuk mampu berpikir kritis dan terstruktur guna memecahkan permasalahan yang dihadapi. Salah satu solusi yang diambil adalah menerapkan pemahaman CT dengan memanfaatkan bantuan teknologi agar siswa/I dapat memahami alur solusi dengan lebih mudah. Perangkat lunak yang digunakan sebagai media visualisasi bernama Scratch. Scratch ini merupakan aplikasi sederhana yang tidak memerlukan pengetahuan Bahasa pemrograman, karena menerapkan konsep blok-blok kode yang hanya perlu disusun berdasarkan alur algoritma atau secara CT. Melalui PkM dengan tim dosen prodi Teknik Informatika di Politeknik Catex diharapkan dapat membantu terwujudnya proses pemahaman CT. Dengan terlaksananya PkM ini siswa-siswi MAN 2 Pekanbaru dapat mema kedepannya dapat memberikan solusi yang efektif, efesien, dan optimal baik itu dalam hal pendidikan maupun dalam kehidupan seharihari menggunakan visualisasi menarik menggunakan aplikasi Scratch.
Memperkuat Kelembagaan Vokasi dalam Mengoptimalkan Kemitraan Bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri Melalui Kegiatan Business Matching and Public Discussion Mona Elviyenti; M. Alkadri Perdana; Anggy Trisnadoli; Andri Noviar; Hardiayanto; Elvi Rahmi; Fina Nasari; Yuliska
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2024): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v2i3.6513

Abstract

Pendidikan vokasi berperan penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri. Kegiatan Business Matching and Public Discussion merupakan upaya strategis untuk memperkuat kelembagaan vokasi melalui kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Penguatan Ekosistem Kemitraan Vokasi Provinsi Riau, yang terdiri dari Politeknik Bengkalis, Politeknik Caltex Riau, dan Politeknik Kampar, pada Selasa, 9 Juli 2024, bertempat di Gedung Serba Guna Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru. Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun jejaring kemitraan antara lembaga vokasi dan industri, mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja, serta menyelaraskan kurikulum vokasi dengan tuntutan pasar kerja. Rangkaian kegiatan meliputi sesi pembukaan, pemaparan dari dunia industri, diskusi panel, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara industri dan lembaga vokasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara vokasi dan industri dapat mempercepat implementasi program magang, rekrutmen tenaga kerja, serta peningkatan kualitas lulusan vokasi. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala guna memastikan kesinambungan kerja sama yang lebih erat antara pendidikan vokasi dan dunia industri dalam rangka meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia khususnya di Provinsi Riau.