Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi E-Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing Yayasan Lady Beauty Manru Kabupaten Asahan Egi Dio Bagus Sudewo; Reni Yunita; Jumiah; Nur Elby Hajjiah Putri
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 7 No 1: JANUARI 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/49dkrs55

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman e-bisnis bagi pengelola dan peserta Yayasan Lady Beauty Manru yang berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Yayasan ini merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan kursus dan pelatihan di bidang tata kecantikan rambut dan kulit, tempat uji kompetensi, serta kursus komputer khususnya penggunaan aplikasi perkantoran. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pemahaman mengenai konsep dan pemanfaatan e-bisnis dalam mendukung pengelolaan dan promosi lembaga di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 dan diikuti oleh 10 orang peserta. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar e-bisnis, peran media digital dalam meningkatkan daya saing lembaga kursus dan pelatihan, serta contoh strategi sederhana yang dapat diterapkan sesuai dengan kapasitas lembaga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya pemanfaatan e-bisnis sebagai sarana pendukung promosi dan komunikasi dengan calon peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Yayasan Lady Beauty Manru dalam mengembangkan pemanfaatan e-bisnis secara bertahap dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing lembaga di era digital.
Pelatihan Penggunaan Media Digital Canva dalam Meningkatkan Keterampilan Desain Logo Siswa SMK Swasta Amal Bakti Reni Yunita; Egi Dio Bagus Sudewo; Julpan Hartono Suria Manja Manurung; Muhammad Kunta Biddinika; Nur Elby Hajjiah Putri; Nuri Ummahatina
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 7 No 2: JULI 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/1vsn1x02

Abstract

Keterbatasan akses terhadap perangkat komputer yang memadai masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan keterampilan digital siswa di sekolah kejuruan, khususnya pada bidang desain grafis dasar. Di sisi lain, kebutuhan industri kreatif menuntut lulusan SMK memiliki kompetensi visual dan kemampuan menggunakan perangkat desain digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam membuat desain logo melalui pemanfaatan aplikasi Canva Mobile berbasis smartphone sebagai alternatif media pembelajaran yang lebih mudah diakses. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop partisipatif yang terdiri atas tahapan pre-test, penyampaian materi, praktik langsung pembuatan desain logo menggunakan smartphone, serta evaluasi melalui post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa SMK Swasta Amal Bakti. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa secara signifikan, yang ditunjukkan melalui kenaikan nilai rata-rata dari 48,67 pada tahap pre-test menjadi 84,17 pada tahap post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan smartphone melalui aplikasi Canva Mobile dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan sarana komputer sekaligus meningkatkan keterampilan desain grafis siswa. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran berbasis perangkat mobile memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas dalam mendukung pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
PEMETAAN JANGKAUAN LAYALANAN LRT MEDAN TERHADAP FASILITAS PUBLIK MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Yori Apridonal; Reni Yunita; Nur Elby Hajjiah Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6756

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the accessibility of public facilities to the planned Medan Light Rail Transit (LRT) network using a Geographic Information System (GIS)-based spatial approach. Spatial data consisting of LRT corridors, station locations, and public facilities were analyzed using QGIS through buffer and overlay methods. Service coverage was evaluated using radius of 250 m, 500 m, and 750 m. The results show that the number of accessible public facilities increases as the service radius expands. At the 250 m radius, 265 public facilities were covered, increasing to 898 facilities at 500 m and 1,782 facilities at 750 m. The 750 m radius provided the highest accessibility, covering most educational, healthcare, governmental, commercial, and supporting public facilities. These findings indicate that the Medan LRT network has strong potential to improve accessibility to public facilities and support sustainable urban mobility. The results can serve as a reference for transportation planning and the optimization of public transit services in Medan City. Keywords: Accessibility, Geographic Information System, Light Rail Transit, Public Facilities, Spatial Analysis. Abstrak: Penelitian Pembangunan transportasi publik yang efektif memerlukan informasi mengenai sejauh mana layanan transportasi mampu menjangkau berbagai fasilitas publik yang menjadi tujuan aktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan jangkauan layanan LRT Medan terhadap fasilitas publik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi jalur dan stasiun LRT serta berbagai fasilitas publik, seperti fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pemerintahan, niaga, kantor pos, kantor PLN, kawasan industri, SPBU, dan puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS melalui metode buffer dan overlay dengan radius 250 m, 500 m, dan 750 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar radius jangkauan layanan, semakin banyak fasilitas publik yang dapat dijangkau oleh LRT. Pada radius 250 m terdapat 265 fasilitas publik yang terjangkau, meningkat menjadi 898 fasilitas pada radius 500 m, dan mencapai 1.782 fasilitas pada radius 750 m. Hasil ini menunjukkan bahwa radius 750 m memberikan cakupan layanan yang paling luas terhadap fasilitas publik di Kota Medan. Dengan demikian, LRT Medan memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik serta mendukung pengembangan transportasi perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Aksesibilitas, Analisis Spasial, Fasilitas Publik, Light Rail Transit, Sistem Informasi Geografis