Alfiani Nur Julia
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Tantangan dan Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Institusi Pendidikan Teguh Trianung Djoko Susanto; Alfiani Nur Julia; Jihan Fadia Salsabila
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1420

Abstract

Implementasi Total Quality Management (TQM) di lembaga pendidikan sangat krusial sebagai langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan. TQM bukan hanya merupakan pendekatan manajerial, tetapi juga sebuah filosofi yang menekankan pentingnya perbaikan kualitas dalam semua aspek operasional lembaga pendidikan. Kajian ini untuk mengulas pelaksanaan TQM yang sangat pentik untuk dilakukan di institusi pendidikan dan strategi yang diterapkan untuk memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dengan metode studi literatur. Setiap lembaga pendidikan perlu berusaha untuk meningkatkan kualitasnya demi mempertahankan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan agar institusi pendidikan tetap diminati oleh masyarakat. Dari studi literatur yang dilakukan maka didapatkan hasil bahwa TQM (Total Quality Management) adalah langkah efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) pada semua lini, baik yang bersifat fisik, seperti fasilitas dan sarana prasarana, maupun yang non-fisik, seperti kurikulum dan pengembangan profesionalisme pengajar. Untuk mencapai status lembaga pendidikan yang berkualitas dan terjamin, ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan dalam penerapan TQM. Ini meliputi perbaikan yang berkelanjutan, penetapan standar mutu (quality assurance), perubahan budaya organisasi (change of culture), penataan ulang struktur organisasi (upside-down organization), serta membangun dan menjaga hubungan yang baik dengan semua pemangku kepentingan (keeping close to the customer). Keberhasilan implementasi TQM sangat bergantung pada strategi pelaksanaan yang efektif dan kolaborasi yang solid diantara seluruh elemen dalam lembaga pendidikan, serta bagaimana sebuah institusi pendidikan berhasil menghadapi tantangan yang dihadapi.
Technology-Based Management Strategies for Bullying Prevention in Junior High Schools: A Systematic Literature Review Alfiani Nur Julia; Supadi; Desi Rahmawati; Cynthia Mayang Sari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3222

Abstract

This study aims to identify and analyze technology-based management strategies for bullying prevention in junior high schools through a Systematic Literature Review (SLR) approach that adheres to the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) framework . The research employs a qualitative descriptive method by reviewing 30 peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025. Data sources were obtained from both international and national academic databases, selected based on their relevance to educational management, information technology, and school-based bullying prevention. The analysis reveals that technology-based strategies play a pivotal role in constructing adaptive, responsive, and collaborative school management systems. The dominant approaches include the utilization of digital reporting systems, online training platforms for teachers, self-reporting applications for students, and behavior-monitoring systems driven by data analytics. Findings further indicate that technological interventions are most effective when accompanied by strong managerial policies and supported by an inclusive school culture. This study underscores the necessity of integrating technological innovation with sound school management policies to foster a safe, healthy, and bullying-free educational environment