Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah dan Intensitas Kepengawasan Terhadap Kualitas Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama Siti Kariah; Juharyanto; Ahmad Nurabadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan intensitas kepengawasan terhadap kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh guru SMP negeri dan swasta di Kabupaten Tana Tidung dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui uji outer loading, average variance extracted (AVE), dan composite reliability (CR). Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,47 (t-statistik = 6,32; p-value < 0,001); (2) intensitas kepengawasan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,39 (t-statistik = 5,21; p-value < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,63 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 63% terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, sedangkan sisanya 37% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin kuat kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan semakin intens pelaksanaan pengawasan akademik, maka semakin tinggi pula kualitas pembelajaran yang tercapai di satuan pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran serta penguatan fungsi kepengawasan akademik perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.