Dewi Marya Susanti
Universitas PGRI Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka: Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Dewi Marya Susanti; Harjito; Maryanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam implementasi pembelajaran diferensiasi di SD Negeri 3 Krangganharjo, Kecamatan Toroh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas tinggi, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi secara adaptif dengan memadukan pengelompokan fleksibel, variasi aktivitas belajar, pemberian bimbingan tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan, serta penyediaan tantangan lanjutan bagi siswa yang memiliki kesiapan belajar lebih tinggi. Praktik diferensiasi tidak hanya tercermin dalam perencanaan pembelajaran, tetapi juga terealisasi dalam proses pembelajaran di kelas melalui diferensiasi konten, proses, dan produk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru tidak hanya berperan dalam penerapan pembelajaran diferensiasi, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam kemampuan guru menyesuaikan pengelompokan belajar, variasi aktivitas, serta pendampingan dan tantangan belajar sesuai kesiapan peserta didik. Temuan ini memperkuat kajian pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar dan menjadi rujukan pengembangan praktik pedagogik guru dalam Kurikulum Merdeka.
How Teachers Enact Differentiated Learning Evaluation: Pedagogical Competence in a Merdeka Curriculum Pioneer School Dewi Marya Susanti; Harjito Harjito; Maryanto Maryanto
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i2.3556

Abstract

This study examined how teachers at SD Negeri 3 Krangganharjo, a Pioneer School implementing the Merdeka Curriculum in Grobogan Regency, enact pedagogical competence in differentiated learning evaluation. A descriptive qualitative design was employed, with data collected over five months (June–November 2025) through semi-structured interviews, passive participatory classroom observation, and document analysis. Participants comprised the school principal, classroom teachers of Grades IV–VI, and students from the same levels. Instrument validity was established through expert content review, and intercoder reliability yielded κ = 0.82. Data analysis followed Miles and Huberman's interactive model; trustworthiness was ensured via source, technique, and time triangulation. Four interrelated findings emerged: (1) teachers deployed varied product-based assessment formats aligned with students' strengths and preferences; (2) task complexity was tiered according to readiness profiles; (3) evaluation was embedded continuously within instruction rather than confined to summative endpoints; and (4) individualized, growth-oriented feedback was consistently provided. An unexpected finding revealed that students demonstrated metacognitive awareness of differentiated evaluation as equitable rather than discriminatory. These practices reflect an enabling institutional culture in which evaluation autonomy, bounded by learning objectives, supports student-centered, inclusive assessment. The study contributes an empirically grounded framework for understanding differentiated evaluation competence within Merdeka Curriculum implementation.