Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH DESAIN ARSITEKTUR TERHADAP PERILAKU PENGGUNA DI GEDUNG LABORATORIUM TEKNIK SIPIL DAN GEDUNG C2-C3 UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Syafriyani; Heryati; Fitrah
Jurnal Ilmu Teknik Terapan Vol 1 No 1 (2025): Journal of Applied Engineering Science (JUNI)
Publisher : Politeknik Kebangsaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65177/jaes.v1i1.11

Abstract

This study aims to analyze the impact of architectural design on user behavior in the Civil Engineering Laboratory Building and Buildings C2 and C3 at the Faculty of Engineering, Gorontalo State University. Data were collected through direct observation, site surveys, and interviews with space users. The results showed that space design, considering thermal comfort, circulation layout, and social spaces, significantly influenced students' academic and social behaviors. However, challenges such as limited social spaces and inadequate ventilation systems affected comfort and interaction. The study also provides recommendations to improve design, such as adding green elements, expanding social spaces, and optimizing ventilation systems. These changes are expected to create a more sustainable environment, support better social interactions, and increase user productivity.
Perancangan Art Therapy Center dengan Pendekatan Biophilic Architecture di Gorontalo Zulkifli Otaya; Heryati; Niniek Pratiwi
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2025 - Januari 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i2.260

Abstract

Mental health is a crucial aspect of individual and societal well-being. Poor mental health conditions can contribute to an increase in suicide cases. According to the Institute for Human and Ecological Studies (INHIDES, 2023), from January to June 2023, there were 17 suicide cases in Gorontalo Province, averaging 3–4 cases per month. Furthermore, data show that only 8% of people with mental disorders in Gorontalo receive adequate healthcare services. The high number of suicides and the low percentage of people with mental disorders receiving adequate healthcare highlight the urgent need for preventive mental health measures. This study emphasizes art therapy as an effective approach to addressing mental health issues by using art as a means of expression. A descriptive research method was employed to explain current symptoms, events, and phenomena. Data collection techniques included interviews, observations, documentation, literature review, and comparative studies. Data analysis was conducted descriptively to provide a comprehensive understanding of the issues studied. The proposed Art Therapy Center, designed with a Biophilic Architecture approach, is expected to serve as an innovative solution to support mental health services in Gorontalo, not only focusing on rehabilitation but also raising public awareness about the importance of mental health through integration with the natural environment.
PERANCANGAN PASAR TRADISIONAL MOODU KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN RAMLAH IBRAHIM; HERYATI; KALIH TRUMANSYAHJAYA
Journal Of Building Architecture Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v4i1.103

Abstract

Perkembangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas perdagangan yang nyaman, bersih, dan tertata mendorong perlunya pembaruan pasar tradisional. Penelitian ini mengkaji perancangan Pasar Tradisional Moodu di Kota Gorontalo yang masih menghadapi permasalahan berupa kondisi fisik bangunan yang kurang memadai, sirkulasi yang tidak teratur, serta minimnya fasilitas penunjang. Penelitian bertujuan menerapkan konsep arsitektur modern untuk menghasilkan pasar yang fungsional, efisien, nyaman, dan tetap mempertahankan karakter pasar tradisional. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan studi banding. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui analisis tapak, kebutuhan ruang, zonasi, sirkulasi, serta aspek iklim sebagai dasar penyusunan konsep perancangan. Hasil perancangan menunjukkan penerapan konsep arsitektur modern menghasilkan zonasi ruang berdasarkan jenis komoditas dan aktivitas, sistem sirkulasi yang memisahkan jalur pengunjung, pedagang, dan distribusi barang sehingga lebih efektif, serta strategi pencahayaan alami melalui bukaan dan skylight yang didukung ventilasi silang untuk meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas udara. Selain itu, penyediaan fasilitas pendukung dan penataan massa bangunan yang lebih efisien meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas visual pasar. Perancangan ini diharapkan mewujudkan Pasar Tradisional Moodu sebagai pusat perdagangan yang modern, representatif, dan tetap mempertahankan identitas lokal.
PERANCANGAN PUSAT SENI KALIGRAFI DI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Siti Khusnul Khotimah; Heryati; Asta Juliarman Hatta
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i1.472

Abstract

Gorontalo dikenal sebagai “Serambi Madinah” karena kuatnya nilai keislaman, termasuk dalam seni kaligrafi. Potensi ini didukung oleh berbagai kegiatan seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), POSPENAS, dan pameran seni kaligrafi. Namun, julukan tersebut kurang dikenal luas karena kurangnya fasilitas apresiasi, minimnya pendidikan seni kaligrafi, serta mahalnya bahan baku. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan wadah komprehensif yang mendukung perkembangan seni kaligrafi dan memperkuat citra Gorontalo sebagai “Serambi Madinah.” Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk memahami kondisi aktual seni kaligrafi di Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, studi kepustakaan, dan studi banding. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan permasalahan secara komprehensif. Solusi yang ditawarkan adalah Pusat Seni Kaligrafi dengan pendekatan Arsitektur Metafora, yang menghubungkan desain dua dimensi kaligrafi dengan bentuk arsitektur tiga dimensi. Desain ini tidak hanya diaplikasikan pada fasad tetapi juga ruang-ruang interior, menciptakan pengalaman unik bagi pengunjung. Dengan pendekatan ini, Pusat Seni Kaligrafi diharapkan menjadi sarana apresiasi, edukasi, dan promosi seni kaligrafi, sehingga memperkuat identitas Gorontalo sebagai pusat seni Islam di Indonesia.