Perkembangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas perdagangan yang nyaman, bersih, dan tertata mendorong perlunya pembaruan pasar tradisional. Penelitian ini mengkaji perancangan Pasar Tradisional Moodu di Kota Gorontalo yang masih menghadapi permasalahan berupa kondisi fisik bangunan yang kurang memadai, sirkulasi yang tidak teratur, serta minimnya fasilitas penunjang. Penelitian bertujuan menerapkan konsep arsitektur modern untuk menghasilkan pasar yang fungsional, efisien, nyaman, dan tetap mempertahankan karakter pasar tradisional. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan studi banding. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui analisis tapak, kebutuhan ruang, zonasi, sirkulasi, serta aspek iklim sebagai dasar penyusunan konsep perancangan. Hasil perancangan menunjukkan penerapan konsep arsitektur modern menghasilkan zonasi ruang berdasarkan jenis komoditas dan aktivitas, sistem sirkulasi yang memisahkan jalur pengunjung, pedagang, dan distribusi barang sehingga lebih efektif, serta strategi pencahayaan alami melalui bukaan dan skylight yang didukung ventilasi silang untuk meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas udara. Selain itu, penyediaan fasilitas pendukung dan penataan massa bangunan yang lebih efisien meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas visual pasar. Perancangan ini diharapkan mewujudkan Pasar Tradisional Moodu sebagai pusat perdagangan yang modern, representatif, dan tetap mempertahankan identitas lokal.
Copyrights © 2026