Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Investasi dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2015-2024 Sri Ayu Ningsi; Irsad Lubis
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 3 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i3.10909

Abstract

This study aims to analyze the effect of investment and the Human Development Index (HDI) on Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) during the period 2015–2024. Investment reflects capital accumulation, while HDI represents the quality of human resources, both of which are key drivers of economic growth.  This research employs a quantitative approach using time series data obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Ministry of Investment.  The analytical method used is multiple linear regression. The results indicate that investment has a positive and significant effect on GDP, while HDI also shows a positive and significant influence, highlighting the importance of improving human capital quality alongside capital formation to achieve sustainable economic growth in Indonesia.
Pengaruh Kenaikan Suku Bunga Dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Sri Ayu Ningsi; M. Syafii
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.789

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga acuan (BI Rate/BI 7-Day Reverse Repo Rate) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2005–2025, yang mencakup krisis keuangan global, pandemi Covid-19, serta fase pemulihan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder time series tahunan dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, World Bank, dan International Monetary Fund. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui EViews 13 dengan pengujian asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi berpengaruh negatif namun juga tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F = 1,9365; p = 0,1731) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,1771. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan struktural sebagai pelengkap kebijakan moneter dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.