Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga acuan (BI Rate/BI 7-Day Reverse Repo Rate) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2005–2025, yang mencakup krisis keuangan global, pandemi Covid-19, serta fase pemulihan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder time series tahunan dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, World Bank, dan International Monetary Fund. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui EViews 13 dengan pengujian asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi berpengaruh negatif namun juga tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F = 1,9365; p = 0,1731) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,1771. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan struktural sebagai pelengkap kebijakan moneter dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026