Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PENYULUHAN ANEMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA KARANG TARUNA DI DESA GEDONGAN, BAKI SUKOHARO Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik; Muhammad Rafif ‘Ulwan; Jihadilia Islami Putri; Septia Denok Sugiharto; Iik Monika; Rini Anggita; Fardani Nur Annisa; Putri Nurlia Anggraini; Dinda Marini Putri; Ameilia Nurhadiyastuti; Chintya Putri Wibowo; Annisa Dewi Cahya; Mahendra Wahyu Dewangga; Dian Hudiyawati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.6070

Abstract

Desa Gedongan di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menghadapi masalah kesehatan anemia di kalangan remaja putri. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan penyuluhan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang anemia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, pre-test, pemberian materi penyuluhan, distribusi TTD, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan 75,86% remaja memiliki pengetahuan baik sebelum penyuluhan dan meningkat menjadi 96,55% setelah penyuluhan. Kesimpulannya, penyuluhan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang anemia. Disarankan untuk menggunakan metode interaktif dalam penyuluhan selanjutnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta.
The Efektivitas Kompres Hangat dan Tepid Water Sponge pada Anak dengan Dengue Hemorrhagic Fever: Studi Kasus Fardani Nur Annisa; Irdawati Irdawati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1450

Abstract

Pendahuluan: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang banyak menyerang anak dan ditandai dengan demam tinggi. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan teknik tepid sponge sering digunakan, namun bukti perbandingan efektivitas keduanya masih terbatas. Tujuan: Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres hangat konvensional dan teknik tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada anak dengan DHF. Metode: Desain studi kasus deskriptif komparatif pada dua pasien anak dengan DHF yang di ruang rawat inap RS Indriati Solo Baru. Masing-masing pasien diberikan intervensi berbeda selama tiga hari. Pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan termometer digital, serta respon subjektif dan objektif dicatat melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan suhu tubuh antar intervensi. Hasil: Kedua intervensi terbukti efektif menurunkan suhu tubuh. Pada pasien dengan kompres hangat, suhu menurun dari 38,9°C menjadi 37,2°C dengan rata-rata penurunan 0,87°C. Pada pasien dengan tepid sponge, suhu menurun dari 39,7°C menjadi 37,4°C dengan rata-rata penurunan 1,20°C. Respon klinis menunjukkan perbaikan kondisi, termasuk penurunan nadi dan peningkatan aktivitas. Simpulan: Teknik tepid sponge lebih efektif dalam menurunkan suhu tubuh dibandingkan kompres hangat, meskipun kompres hangat lebih nyaman bagi pasien anak.