Pendahuluan: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang banyak menyerang anak dan ditandai dengan demam tinggi. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan teknik tepid sponge sering digunakan, namun bukti perbandingan efektivitas keduanya masih terbatas. Tujuan: Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres hangat konvensional dan teknik tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada anak dengan DHF. Metode: Desain studi kasus deskriptif komparatif pada dua pasien anak dengan DHF yang di ruang rawat inap RS Indriati Solo Baru. Masing-masing pasien diberikan intervensi berbeda selama tiga hari. Pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan termometer digital, serta respon subjektif dan objektif dicatat melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan suhu tubuh antar intervensi. Hasil: Kedua intervensi terbukti efektif menurunkan suhu tubuh. Pada pasien dengan kompres hangat, suhu menurun dari 38,9°C menjadi 37,2°C dengan rata-rata penurunan 0,87°C. Pada pasien dengan tepid sponge, suhu menurun dari 39,7°C menjadi 37,4°C dengan rata-rata penurunan 1,20°C. Respon klinis menunjukkan perbaikan kondisi, termasuk penurunan nadi dan peningkatan aktivitas. Simpulan: Teknik tepid sponge lebih efektif dalam menurunkan suhu tubuh dibandingkan kompres hangat, meskipun kompres hangat lebih nyaman bagi pasien anak.
Copyrights © 2026