Mawardiana Mawardiana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN KARAKTER ISLAMI PADA ANAK MELALUI KETELADANAN AKHLAK NABI MUHAMMAD SAW Murnia Suri; Nurul Izzati; Nisa Agustina; Mawardiana Mawardiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi moral yang dialami oleh generasi muda Islam saat ini semakin memprihatinkan yang akan berdampak pada masa depan mereka nantinya. Akibat kurangnya pengetahuan agama membuat mereka menjadikan idola panutan yang salah. Padahal kaum muslimin memiliki idola utama yang dapat dicontoh oleh semua kalangan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menghadirkan kembali sosok nabi yang mulia, Muhammad saw melalui kegiatan bertajuk penguatan karakter Islami dengan meneladani akhlak nabi Muhammad saw. Kegiatan ini berlangsung di balai pengajian Sabilun Najah yang diadakan dalam dua tahap. Tahap pertama dalam bentuk pemberian ceramah dan tausiah tentang kisah hidup rasulullah oleh tokoh yang berkompeten di bidangnya. Sedangkan tahap kedua dalam bentuk evaluasi dan latihan pemahaman tentang materi ceramah sebelumnya. Pada pelaksanaan kegiatan tahap kedua, para santri balai pengajian akan dievalusi pemahamannya dengan menggunakan permainan “rangking satu”. Dari 30 pertanyaan yang dipersiapkan, pemenang rangking satu dari permainan tersebut dapat menjawab 29 pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa para santri menyimak dengan baik materi ceramah yang disampaikan dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: karakter Islami, akhlak, nabi Muhammad sawThe moral degradation experienced by the Muslims young generation today is increasingly concerning which will have an impact on their future. Due to their lack of religious knowledge, those chose the wrong role models whereas Muslims have the main idol who can be emulated by all circles. This community service program aims to bring back the noble figure of the prophet Muhammad saw through an activity entitled strengthening Islamic character by imitating the morals of the prophet Muhammad peace be upon him. This activity took place at the recitation center of Sabilun Najah which was held in two stages. The first stage is in the form of giving lectures and tausiah about the life story of the Prophet saw by competent figures in their fields. While the second stage is in the form of evaluation and understanding exercises about the previous lecture materials. In the implementation of the second phase of activity, the students at the recitation centre will have their understanding evaluated by applying a game called “rangking satu”. There were 30 questions prepared, 29 questions could be answered correctly by the winner of the game. This shows that the santri listen well to the lecture materials presented and it is hoped that it can be applied in their everyday life.Key words: Islamic characters, Muhammad’s behaviour
IMPLEMENTASI MEDIA PUZZLE GAMBAR DALAM UPAYA PENINGKATAN KONSENTRASI ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH DASAR Mutiawati Mutiawati; Mawardiana Mawardiana; Andy Syaputra; Rafni Fajriati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif bagi anak tunagrahita merupakan peluang besar untuk dapat belajar bersama anak-anak lainnya. Namun demikian, salah satu keterbatasan yang dialami anak tunagrhaita yaitu kesulitan konsentrasi dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang menyenangkan seperti melalui penggunaan media puzzle gambar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi anak tunagrahita di sekolah dasar melalui penggunaan media puzzle gambar. Media puzzle gambar diimplementasikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Simpang Dama Aceh Timur pada Tanggal 30 Mei 2024 dengan subjek implementasinya yaitu siswa/i kelas III, dengan responden berjumlah 12 orang siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Kegiatan implementasi dilakukan secara langsung oleh palaksana program mulai tahapan observasi lapangan, pendampingan, tes konsetrasi dan pengisian angket untuk mengetahui respon siswa setelah kegiatan pendampingan melalui media puzle gambar. Hasil tes diperoleh nilai rata-rata N-Gain peningkatakan daya konsentrasi siswa setelah menggunakan media Puzzle gambar sebesar 0,8 dengan kriteria ”tinggi”. Hal ini menunjukkan tingkat keefektifan implementasi media Puzzle gambar yang artinya telah dapat meningkatkan konsentrasi anak tunagrahita. Respon siswa terhadap penggunaan media Puzzle gambar secara keseluruhan juga menunjukkan respon yang sangat positif dengan nilai rata-rata 92,5% menyatakan bahwa media Puzzle gambar efektif dan menarik minat siswa untuk belajar dan mampu memberikan motivasi lebih kepada siswa untuk tetap fokus selama pembelajaran berlangsung. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi media Puzzle gambar dianggap sebagai salah satu metode yang inovatif dan efektif dalam mendukung proses belajar mengajar terutama bagi siswa dengan kebutuhan khusus seperti anak tunagrahita. Kata Kunci: Pendidikan Inklusif, Tunagrahita, Minat Siswa, Media Puzzle dan KonsentrasiInclusive education for children with disabilities is a great opportunity to learn alongside other children. However, one of the limitations experienced by children with disabilities is difficulty concentrating in following learning. Therefore, a fun learning method is needed, such as using picture puzzle media. This activity aims to improve the concentration of children with disabilities in elementary school using picture puzzle media. The picture puzzle media was implemented at Simpang Dama State Elementary School (SD) in East Aceh on May 30, 2024 with the implementation subject being third grade students, with respondents totaling 12 students consisting of 5 male students and 7 female students. Implementation activities are carried out directly by program implementers starting from the stages of field observation, mentoring, concentration tests and filling out questionnaires to find out student responses after mentoring activities through image puzzle media. The test results obtained an average N-Gain value of increasing student concentration after using image puzzle media of 0.8 with “high” criteria. This shows the effectiveness of the implementation of image puzzle media which means that it has been able to improve the concentration of children with disabilities. The overall student response to the use of image puzzle media also shows a very positive response with an average value of 92.5% stating that image puzzle media is effective and attracts students' interest in learning and is able to provide more motivation for students to stay focused during learning. So it can be concluded that the implementation of image puzzle media is considered as one of the innovative and effective methods in supporting the teaching and learning process, especially for students with special needs such as children with disabilities.Keywords: Inclusive Education, Tunagrahita, Student Interest, Puzzle Media, and Concentration