This Author published in this journals
All Journal Kajen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI DAN PERSEPSI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI KOMBINASI KONVENSIONAL-FITOTERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KELURAHAN TIRTO KOTA PEKALONGAN Shinta Andriyawati; Wulan Agustin Ningrum; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.6

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Tirto menempati posisi nomor dua dengan kejadian hipertensi tertinggi di Kota Pekalongan. Pasien hipertensi di wilayah Kelurahan Tirto menggunakan anthipertensi konvensional maupun kombinasi konvensional-fitoterapi untuk mengatasi hipertensi yang diderita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat karakteristik pasien, persepsi pasien, efektivitas terapi, dan hubungan antara persepsi dengan efektivitas terapi yang dihasilkan dari penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental (observasional). Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan desain kohort prospektif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 92 responden yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok pengguna terapi antihipertensi konvensional, serta kelompok pengguna terapi antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat, uji Chi-Square dan Odss Ratio. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (60,9 %); berusia 45-64 tahun (55,4 %); berpendidikan terakhir SD (52,2 %); bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,4 %); lama menderita hipertensi >1 tahun (54,3 %); jenis obat konvensional yang digunakan adalah amlodipin (72,8 %); fitoterapi yang digunakan adalah timun (31,5 %). Sebagian besar responden memiliki persepsi tentang penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi baik (86,3 %), dan efektivitas terapi baik dilihat dari tekanan darah pasien terkontrol (79,3 %). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05) dan nilai Odds Ratio sebesar 5,7; dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan efektivitas terapi. Perlu dilakukan penelitian lain mengenai metode yang digunakan dan variabel penelitian seperti variabel motivasi.