Chairunnisa Zakina Adibra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Ekonomi Makro dalam Perkembangan Ekonomi Digital dan Dampaknya terhadap Konsumsi Masyarakat Nur Syafira; Erwin Buulolo; Susi Silalahi; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi makro terhadap perspektif dan respon konsumen di era digital. Perkembangan dunia ekonomi digital yang pesat tidak hanya menciptakan kesempatan baru bagi pertumbuhan ekonomi, namun juga memunculkan tantangan serta perubahan perilaku konsumen yang memengaruhi perumusan kebijakan ekonomi makro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber tertulis seperti jurnal, artikel, karya ilmiah orang terdahulu yang berkaitan dengan ekonomi makro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi makro berperan terhadap perspektif dan respon konsumen di era digital melalui variabel inflasi dan suku bunga. Jika kedua variabel ini meningkat maka masyarakat akan menurunkan kegiatan konsumsinya sehingga berdampak dalam kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital membawa perubahan terhadap pola perilaku konsumen. Akibatnya konsumen cenderung berperilaku konsumtif, namun juga memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi misalnya meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing dan meningkatkan pemerataan ekonomi.
Analisis Faktor-Faktor Makro yang Memengaruhi Kenaikan Harga Barang (Inflasi) di Indonesia Ayla Azzura Rusfa; Elizabet Noviola; Virra Mufidah; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi merupakan salah satu tolok ukur utama dalam mengevaluasi stabilitas ekonomi karena berhubungan langsung dengan kemampuan daya beli masyarakat serta kinerja aktivitas ekonomi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variabel-variabel makroekonomi terhadap inflasi di Indonesia. Dengan fokus pada suku bunga, jumlah uang beredar, dan nilai tukar rupiah. Pendekatan yang diaplikasikan adalah penelitian deskriptif melalui studi literatur dengan mengolah data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan berbagai laporan resmi. Temuan kajian menunjukkan bahwa dinamika inflasi domestik dibentuk oleh kombinasi faktor moneter dan faktor eksternal yang saling berinteraksi. Suku bunga berperan sebagai alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi melalui pengaruhnya terhadap permintaan agregat, sedangkan pertumbuhan jumlah uang beredar cenderung berkorelasi positif dengan inflasi karena peningkatan likuiditas dalam perekonomian. Di samping itu, pergerakan nilai tukar memengaruhi inflasi melalui perubahan harga barang impor dan biaya produksi berdasarkan input impor. Ketiga variabel tersebut berinteraksi secara dinamis sesuai dengan perkembangan kondisi makroekonomi dan desain kebijakan yang diberlakukan. Dengan demikian, upaya pengendalian inflasi menuntut kebijakan yang terpadu dan responsif, meliputi penguatan stabilitas moneter, pengelolaan nilai tukar yang prudent, serta peningkatan kapasitas sisi produksi nasional.
Dampak Kebijakan Moneter terhadap Stabilitas Inflasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Domestik Mutiara Cicilia Sinaga; Muhammad Rafilza Rahma Pane; Alif Rizqy Aryaputra; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moneter memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas inflasi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi domestik seperti fluktuasi harga komoditas, gejolak nilai tukar rupiah, dan dampak pandemi. Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan moneter Bank Indonesia (BI Rate, operasi pasar terbuka, dan cadangan wajib) terhadap stabilitas inflasi di Indonesia periode 2015-2025. Menggunakan model regresi vector autoregression (VAR) dengan data time series dari Bank Indonesia, BPS, dan World Bank, studi menemukan bahwa pengetatan moneter melalui kenaikan BI Rate secara signifikan menekan inflasi (koefisien -0,45, p<0,01), meskipun efeknya melemah saat indeks ketidakpastian ekonomi (EPU) domestik melonjak di atas 150 poin. Ketidakpastian domestik, yang dipicu oleh subsidi BBM dan konflik geopolitik, memperlemah transmisi kebijakan moneter hingga 25%. Implikasi kebijakan menekankan perlunya forward guidance dan koordinasi fiskal-moneter untuk meningkatkan efektivitas. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ekonomi moneter Indonesia dengan bukti empiris terkini.