Latar Belakang: Menstruasi merupakan suatu proses fisiologis yang terjadi pada Wanita. Dan merupakan bagian dari siklus reproduksi pada wanita. Siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama menstruasi terjadi selama 2-8 hari dan volumenya sekitar 20-60ml per hari. Factor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya ketidakteraturan siklus menstruasi diantaranyan yaitu berat badan, aktivitas fisik, strees, diet, konsumsi obat hormonal, dan endokrin. Tingkat aktivitas fisik yang dikategorikan sedang dan berat dapat membatasi fungsi menstruasi Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pola Aktivitas Terhadap Ketidakteraturan Siklus Menstruasi Pada Perawat Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik sampel dalam penelitian ini Simple Random Sampling yaitu mengambil sampel secara acak dari populasi sehingga sehingga setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden mengalami ktivitas fisik berat sebanyak 58,8%. Pada siklus menstruasi sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi tidak normal sebanyak 66,3%. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi di rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu Provinsi Riau dengan nilai nilai signifikansi (p-value) < 0,001. Kesimpulan: Diharapkan bagi perawat dapat mengetahui dan meningkatkan pengetahuan dalam hal kesehatan reproduksi khususnya pada siklus menstruasi dengan cara menjaga kesehatan baik fisik maupun kesehatan reproduksinya serta dapat mengatur waktu.