Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Hukum Dagang Internasional di Era Digital untuk Mendukung SDGs: Tinjuan terhadap Perdagangan Berkelanjutan dan Inklusif Saidah, Ifah Nur; Saidah, Ifa Nur; Kusumo, Ayub Torry Satriyo
J-MILE: Journal of Management and Industrial Engineering Vol 2 No 1 (2026): April 2026
Publisher : J-MILE adalah jurnal akademik yang ditinjau sejawat (peer-reviewed) yang diterbitkan oleh CV Knowlexa Indonesia, terbit dua kali setahun (biannually) pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini menampilkan penelitian teoretis dan empiris di bidang manaj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi hukum dagang internasional di era digital berperan dalam mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs), khususnya dalam mendorong perdagangan yang berkelanjutan dan inklusif. Latar belakang isu ini mencakup disrupsi teknologi digital seperti blockchain, cryptocurrency, smart contract, dan e-commerce lintas negara yang memunculkan kebutuhan baru dalam pengaturan hukum dagang internasional. Penelitian ini menempatkan posisi hukum sebagai kerangka adaptif dan strategis untuk mengatur dinamika baru perdagangan global, serta sebagai instrumen untuk mendorong keadilan, efisiensi, dan transparansi dalam transaksi lintas batas. Pembahasan dalam studi ini dilakukan melalui pendekatan yuridis normatif dengan analisis regulasi nasional dan internasional yang relevan. Hasil utama menunjukkan bahwa digitalisasi dapat memperluas akses ke pasar global, mendorong efisiensi ekonomi, serta membuka ruang kerja layak dan inklusi keuangan, namun juga menghadirkan tantangan baru seperti ketidakpastian yurisdiksi, perlindungan data, dan disparitas regulasi antarnegara. Oleh karena itu, hukum dagang internasional dituntut untuk berkembang menjadi sistem yang inklusif, fleksibel, dan kolaboratif demi mendukung tata perdagangan global yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Tinjauan Yuridis Terhadap Pengaturan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia dalam Konteks Daya Dukung Lingkungan Saidah, Ifah Nur; Kusumo, Ayub Torry Satriyo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105221

Abstract

Pariwisata berkelanjutan adalah pendekatan dalam pengelolaan sektor pariwisata yang bertujuan untuk menyeimbangkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan guna memastikan aktivitas wisata dapat terus berlangsung tanpa merusak ekosistem dan kesejahteraan masyarakat setempat. Konsep ini berakar pada prinsip bahwa pariwisata tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan budaya lokal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas implementasi regulasi pariwisata berkelanjutan di Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji penerapan kebijakan pariwisata berkelanjutan di Indonesia mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan sektor pariwisata dan pelestaria daya dukung lingkungan, terutama dalam aspek regulasi, kesadaran masyarakat, dan keterbatasan infrastruktur. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode yuridis normatif yaitu pendekatan penelitian hukum yang menggabungkan analisis hukum normatif berdasarkan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pariwisata berkelanjutan di Indonesia memerlukan peran aktif pemerintah dan masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam dan mengurangi dampak lingkungan. Beberapa strategi yang dapat diterapkan adalah penerapan kebijakan konservasi berbasis ekowisata. Pengelolaan limbah dan energi berbasis zero waste. Mengurangi produksi limbah dan menggunakan energi terbarukan untuk mengurangi jejak karbon. Pemberdayaan masyarakat lokal dalam ekonomi pariwisata.