Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat Syarif, Shavira Hasanah Putri A.; Primavitri, Karelina; Nichlah, Naila Hullatun; Uranus, Hanna Christina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2372

Abstract

Anak usia 11–12 tahun berada pada fase formal operasional, di mana kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang, sehingga self-esteem menjadi aspek penting dalam membentuk sikap dan kepercayaan diri. Self-esteem yang rendah dapat menimbulkan perasaan pesimis, tidak percaya diri, tidak berharga, serta ketidakmampuan memenuhi harapan. Kondisi ini menjadi perhatian, sehingga diperlukan program pendampingan yang mampu membantu anak membangun pandangan positif terhadap diri sendiri. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan self affirmation dengan teknik star affirmation, yaitu menuliskan kalimat positif pada kertas berbentuk bintang sebagai media penguatan diri. Program ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan melibatkan 10 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Proses kegiatan mencakup sesi edukasi mengenai afirmasi, pendampingan praktik afirmasi, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman dan perubahan diri. Data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) digunakan sebagai bahan evaluasi proses kegiatan. Program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas afirmasi, tumbuhnya keberanian mengekspresikan diri, serta terciptanya suasana interaksi yang lebih positif. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan self-esteem, sehingga kegiatan ini berpotensi berkelanjutan sebagai program pendampingan rutin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa.
Hubungan antara Kontrol Diri dan Phubbing pada Mahasiswa di Masa Dewasa Awal Nichlah, Naila Hullatun; Primavitri, Karelina
YASIN Vol 6 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i1.8683

Abstract

Self-control is an individual’s ability to regulate behavior, thoughts, and emotions so that they align with social situational demands, and low self-control is often associated with maladaptive behaviors, one of which is phubbing, namely the tendency to ignore an interlocutor in face-to-face interactions due to focusing on smartphone use. This study aimed to examine the relationship between self-control and phubbing behavior among university students in early adulthood. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving 80 university students aged 18–25 years in Indonesia who used smartphones for at least five hours per day, selected through convenience sampling. Data were collected via an online survey using the Self-Control Scale and the Phubbing Scale, both of which have demonstrated validity and reliability, and were analyzed using Pearson’s correlation test. The results showed a significant negative relationship between self-control and phubbing behavior (r = −0.434; p < .001), indicating that the higher the level of self-control possessed by students, the lower their tendency to engage in phubbing in social interactions. These findings confirm that self-control plays an important role in reducing phubbing behavior among university students in early adulthood and underscore the need to develop self-control abilities through psychological interventions and digital literacy education in order to improve the quality of students’ social interactions amid the rapid development of communication technologies.