Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cybersupport untuk Menjaga Kesejahteraan Psikologis di Ruang Digital pada Gen Z Nichlah, Naila Hullatun; Shalisha, Gabriella; Syarif, Shavira Hasanah Putri A.; Aurelia, Verena; Tiatri, Sri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cybersupport merupakan dukungan sosial berupa perhatian dan penghargaan secara digital dari orang sekitar. Artikel ini menggunakan pendekatan literature review secara sistematis. Pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui strategi efektif dalam cyberbullying dan hubungannya terhadap kesejahteraan psikologis. Proses pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar yang berfokus pada peer-reviewed journal. Artikel ini menggunakan sumber literatur yang dipublikasikan pada tahun 2015 sampai 2025. Setiap artikel akan diseleksi melalui beberapa tahap untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Melalui tahap tersebut, ditemukan 6 artikel yang benar-benar relevan dan memenuhi standar kualitas. Keenam artikel dianalisis lebih lanjut untuk menjawab rumusan masalah. Setelah dianalisis, ditemukan dua kategorisasi tema yaitu intervensi dan dukungan sosial. Intervensi dilakukan melalui program CREEP, Stand-Alone, webinar UPRIGHT, dan aplikasi IMPACT. Sementara itu, dukungan sosial dilakukan dengan communicative strategies dan emotional support. Kedua tema ini dapat mengurangi dampak psikologis yang serius serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat Syarif, Shavira Hasanah Putri A.; Primavitri, Karelina; Nichlah, Naila Hullatun; Uranus, Hanna Christina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2372

Abstract

Anak usia 11–12 tahun berada pada fase formal operasional, di mana kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang, sehingga self-esteem menjadi aspek penting dalam membentuk sikap dan kepercayaan diri. Self-esteem yang rendah dapat menimbulkan perasaan pesimis, tidak percaya diri, tidak berharga, serta ketidakmampuan memenuhi harapan. Kondisi ini menjadi perhatian, sehingga diperlukan program pendampingan yang mampu membantu anak membangun pandangan positif terhadap diri sendiri. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan self affirmation dengan teknik star affirmation, yaitu menuliskan kalimat positif pada kertas berbentuk bintang sebagai media penguatan diri. Program ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan melibatkan 10 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Proses kegiatan mencakup sesi edukasi mengenai afirmasi, pendampingan praktik afirmasi, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman dan perubahan diri. Data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) digunakan sebagai bahan evaluasi proses kegiatan. Program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas afirmasi, tumbuhnya keberanian mengekspresikan diri, serta terciptanya suasana interaksi yang lebih positif. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan self-esteem, sehingga kegiatan ini berpotensi berkelanjutan sebagai program pendampingan rutin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-ESTEEM PADA MAHASISWA KESEPIAN DI ERA DIGITAL Nichlah, Naila Hullatun; Agustina, Agustina; Uranus, Hanna Christina
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8102

Abstract

The high use of social media in the digital era has the potential to increase loneliness. This condition is often experienced by university students who are in the stage of emerging adulthood, a transitional phase marked by various developmental demands. Loneliness in this phase is often associated with decreased self-esteem, which can lead to dissatisfaction with oneself and affect several aspects of students' lives. One external factor known to influence self-esteem is social support. Social support provides a sense of being valued, accepted, and acknowledged by the surrounding environment, which can strengthen positive self-evaluation. This study aims to examine whether there is a relationship between social support and self-esteem among university students who are vulnerable to low self-esteem due to developmental demands and loneliness. This study uses a quantitative approach with correlation analysis to test the relationship between the two variables. A total of 262 participants were recruited using non-probability sampling techniques. The results show that social support has a small positive relationship with self-esteem among lonely students in the digital era. These findings indicate that the higher the social support received by students, the higher their self-esteem tends to be. Therefore, social support is proven to be a contributing factor to self-esteem among students experiencing loneliness in the digital era. ABSTRAK Penggunaan media sosial yang tinggi di era digital berpotensi meningkatkan kesepian. Kondisi ini sering dialami oleh mahasiswa yang berada pada tahap emerging adulthood, yaitu fase peralihan yang ditandai dengan berbagai tuntutan perkembangan. Kesepian pada fase ini sering dikaitkan dengan penurunan self-esteem, yang dapat menyebabkan ketidakpuasan terhadap diri sendiri dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan mahasiswa. Salah satu faktor eksternal yang diketahui dapat memengaruhi self-esteem adalah dukungan sosial. Dukungan sosial memberikan rasa dihargai, diterima, dan diperhatikan oleh lingkungan sekitar, yang dapat memperkuat evaluasi diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dan self-esteem pada mahasiswa yang rentan mengalami penurunan self-esteem akibat tuntutan perkembangan dan kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan uji korelasi untuk menguji hubungan antar kedua variabel. Sebanyak 262 partisipan diikutsertakan melalui teknik non-probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan positif yang kecil dengan self-esteem pada mahasiswa yang mengalami kesepian di era digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat self-esteem yang mereka miliki. Dengan demikian, dukungan sosial terbukti menjadi faktor yang dapat berkontribusi terhadap self-esteem mahasiswa yang mengalami kesepian di era digital.