Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Orang Tua Balita dalam Pencegahan Karies Gigi Anak melalui Media Edukasi Visual Berbasis Budaya Lokal di Pulau Gili Iyang Dian Prastiwi, Agnes; WD Astuti, Ari; Setyowati, Dini; Luthfi, Muhammad; Wissen, Selina; Cornelia Nelwan, Sindy; Janice Christabel, Yokhebed
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2708

Abstract

Karies gigi anak usia dini (early childhood caries/ ECC) masih menjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua sebagai pengelola utama kesehatan gigi dan mulut anak melalui pemanfaatan media edukasi visual berbasis budaya lokal di Pulau Gili Iyang, Sumenep, Madura. Sebanyak 75 orang tua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun melalui pendekatan edukatif dengan desain one-group pre-test–post-test, melalui media kesehatan banner dan buku cerita berbahasa Madura yang memuat materi perkembangan gigi, pencegahan ECC, serta teknik menyikat gigi yang benar. Evaluasi dilakukan dengan menilai perubahan pemahaman dan respons peserta terhadap materi yang diberikan. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan niat untuk menerapkan perilaku perawatan gigi preventif di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua dari 54,53% menjadi 90,00% disertai respons masyarakat yang positif, ditandai dengan partisipasi aktif, diskusi interaktif, serta komitmen untuk menerapkan praktik perawatan gigi preventif anak di lingkungan keluarga. Media edukasi berbasis budaya lokal terbukti mampu mendukung proses pemberdayaan orang tua dan memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan dalam pencegahan ECC. Pendekatan ini berpotensi berkelanjutan melalui keterlibatan kader kesehatan dan pemanfaatan media edukasi secara mandiri oleh masyarakat.