Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan teknik tendangan lurus pada pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi keterampilan teknik yang dimiliki oleh pesilat pemula. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pesilat pemula yang aktif mengikuti latihan di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi yang berjumlah 13 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes keterampilan teknik tendangan lurus yang dinilai berdasarkan sepuluh indikator gerakan mulai dari sikap awal, pelaksanaan tendangan, hingga kembali ke sikap pasang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi langsung terhadap pelaksanaan teknik tendangan lurus oleh pesilat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk skor, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pesilat pemula berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 69% atau sebanyak 9 orang, sedangkan 31% atau 4 orang berada pada kategori baik. Tidak terdapat pesilat yang berada pada kategori sangat baik, kurang, maupun sangat kurang. Nilai rata-rata keterampilan teknik tendangan lurus yang diperoleh adalah 6,23 yang menunjukkan bahwa kemampuan teknik pesilat pemula masih berada pada tingkat menengah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan teknik tendangan lurus pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang lebih terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar penguasaan teknik dapat berkembang secara optimal.