Latar Belakang: Kemampuan penalaran logis matematis peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan bahan ajar bilingual (Indonesia-Arab) berbantuan Visual Studio Code pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV); 2) menganalisis kelayakan bahan ajar berdasarkan validasi ahli; 3) menganalisis respons peserta didik terhadap kemenarikan bahan ajar; dan 4) menguji efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan penalaran logis matematis peserta didik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas VIII di Pondok Pesantren Darul Falah (uji kelompok kecil, n=20) dan SMP Islam Nashihuddin Bandar Lampung (uji kelompok besar, n=35). Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli (materi, media, bahasa), angket respons peserta didik, serta soal pretest dan posttest untuk mengukur penalaran logis matematis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan rumus N-Gain. Hasil: Bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan sangat layak oleh ahli materi (96,88%), ahli media (87,5%), dan ahli bahasa (100%). Respons peserta didik pada uji kelompok kecil menunjukkan kategori "menarik" (82,02%) dan pada uji kelompok besar menunjukkan kategori "sangat menarik" (85,34%). Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan penalaran logis matematis dengan nilai N-Gain rata-rata 0,563 (kategori sedang) pada uji kelompok kecil dan 0,596 (kategori sedang) pada uji kelompok besar.