Indonesia is a country rich in cultural, linguistic, and religious diversity. This diversity can be both a strength and a source of conflict if not managed properly. National holiday celebrations go beyond mere ceremonial functions; they serve as collective spaces that facilitate social interactions across different identities. This study aims to explore how national holiday celebrations contribute to strengthening tolerance and solidarity among citizens in a multicultural society. A systematic literature review was conducted on scholarly articles published between 2020 and 2025 that met the inclusion criteria. The findings indicate that participation in national holiday celebrations fosters shared spaces that enhance the values of mutual cooperation, appreciation of differences, and social cohesion. Based on the distress intolerance theory, the study shows that active involvement in social activities helps reduce emotional tension arising from differences and strengthens individuals' capacity to tolerate diversity. This theory is relevant to the Indonesian context, as the social interactions created in national celebrations can reduce tensions between groups and strengthen tolerance towards differences, which is essential for maintaining social cohesion in a pluralistic society. This study makes a significant contribution to the existing literature by filling a gap in research on national holiday celebrations as a means of strengthening social solidarity, using a systematic literature review approach to examine its social contributions in Indonesia. ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, bahasa, dan agama. Keberagaman ini dapat menjadi kekuatan maupun sumber konflik jika tidak dikelola dengan tepat. Perayaan hari besar nasional lebih dari sekadar seremonial; ia berfungsi sebagai ruang kolektif yang memfasilitasi interaksi sosial antaridentitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perayaan hari besar nasional dapat berkontribusi dalam memperkuat toleransi dan solidaritas antarwarga di masyarakat multikultural. Sistematic literature review dilakukan terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi dalam perayaan hari besar nasional memperkuat ruang bersama yang meningkatkan nilai gotong royong, penghargaan terhadap perbedaan, dan kohesi sosial. Berdasarkan teori distress intolerance, penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam aktivitas sosial membantu mengurangi ketegangan emosional yang timbul akibat perbedaan, serta meningkatkan kapasitas individu untuk mentoleransi keberagaman. Teori ini relevan dengan konteks Indonesia, karena interaksi sosial yang tercipta dalam perayaan nasional dapat mengurangi ketegangan antar kelompok dan memperkuat toleransi terhadap perbedaan, yang esensial dalam menjaga kohesi sosial di masyarakat yang majemuk. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur yang ada, dengan mengisi celah penelitian mengenai perayaan hari besar nasional sebagai sarana penguatan solidaritas sosial, menggunakan pendekatan systematic literature review untuk mengkaji kontribusi sosialnya di Indonesia.