This Author published in this journals
All Journal Jurnal Historica
Lontar Sauh Tantarlita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RITUAL TRADISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH: STUDI KASUS UPACARA JAMASAN PUSAKA DI PERBUKITAN SUROLOYO Tambak Suhno Purwanto; Yohana Ari Ratnaningtyas; Lontar Sauh Tantarlita; Nalendra Ajib Afisaputra; Ni Putu Arya Taru Jati
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i2.53709

Abstract

Jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa dilaksanakan di perbukitan Suroloyo. Tradisi ini mengandung banyak aspek yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sejarah seperti: identitas kubudayaan dan hubungan simbolik masyarakat dengan leluhur. Oleh karena itu urgensi dari penelitian ini adalah upaya mengungkap nilai-nilai yang pada jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi upacara jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa di Perbukitan Suroloyo sebagai media pembelajaran sejarah, serta menjelaskan strategi pemanfaatannya dalam pembelajaran sejarah. Pertanyaan penelitian: bagaimana memanfaatkan kegiatan upacara jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa di Perbukitan Suroloyo sebagai media pembelajaran sejarah dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Hasilnya, Prosesi jamasan menampilkan ritual penyucian pusaka. Prosesi jamasan memiliki nilai royong, penghormatan terhadap leluhur, serta kesadaran identitas budaya. Dengan strategi yang tepat, tradisi jamasan pusaka di perbukitan suroloyo dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran sejarah dan Proyek Penguatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu strategi pemanfaatannya dalam pembelajaran sejarah adalah penggunaan metode studi kasus. Melalui penerapan metode studi kasus, siswa dapat menganalisis makna historis, sosial, dan budaya dari upacara jamasan di perbukitan suroloyo. Siswa juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif. Dengan demikian, dalam konteks pembelajaran sejarah upacara jamasan pusaka di Suroloyo berfungsi sebagai media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila serta memperkuat kesadaran sejarah peserta didik.