Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Kesehatan Mental Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II-B Kota Langsa Tahun 2025 Efiani, Asrita; Syahputra, Fadli; Addani , Amir
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6c99wk81

Abstract

Narapidana sering mengalami penurunan kesehatan mental akibat perasaan bersalah, kehilangan kebebasan, rasa malu, sanksi sosial dan ekonomi, serta tekanan psikologis yang tinggi selama menjalani masa pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status kesehatan mental narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II-B Kota Langsa tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 narapidana yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner Self Reporting Questionnaire-29 (SRQ-29) untuk menilai status kesehatan mental, kuesioner religiusitas, serta kuesioner dukungan keluarga. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama masa hukuman (p = 0,018), religiusitas (p = 0,002), dan dukungan keluarga (p = 0,000) dengan status kesehatan mental narapidana. Sebanyak 63,4% narapidana memiliki status kesehatan mental yang kurang baik. Disarankan kepada pihak lembaga pemasyarakatan untuk mempertahankan kegiatan keagamaan secara rutin serta mengembangkan program pembinaan keluarga dan konseling psikologis bagi narapidana.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberhasilan Pengobatan Tbc Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2025 Rahmawati, Dian; Syahputra, Fadli; Addani , Amir; Daud, Ramli
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cbn41w84

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bireuen. Keberhasilan pengobatan TBC sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kepatuhan minum obat, efek samping obat, dukungan keluarga, dan peran pengawas menelan obat (PMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan TBC di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kota Juang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan melibatkan 89 responden yang dipilih melalui total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat (p = 0,001), reaksi setelah minum obat (p = 0,001), dukungan keluarga (p = 0,002), dan pengawasan minum obat (p = 0,000) dengan keberhasilan pengobatan TBC (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pengobatan TBC sangat ditentukan oleh keterlibatan pasien, keluarga, dan petugas kesehatan dalam mendukung kepatuhan serta pengawasan pengobatan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Dinas Kesehatan dan pihak Puskesmas dalam merancang program yang lebih efektif untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TBC serta memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.