Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kejadian Keputihan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro, Aceh Besar Rahmawati Rahmawati; Oktalia Sabrida; Nurlaila Ibrahim
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaginal discharge is one of the common reproductive health problems experienced by pregnant women. According to the World Health Organization (WHO), approximately 31.6% of vaginal discharge cases are caused by Candida albicans infection. In Indonesia, about 75% of women have experienced vaginal discharge at least once in their lifetime, and nearly 45% experience recurrent episodes annually. Lack of knowledge regarding reproductive hygiene may increase the risk of vaginal discharge among pregnant women. This study aimed to determine the relationship between pregnant women's knowledge and the incidence of vaginal discharge in the working area of the Kuta Baro Community Health Center, Aceh Besar. This research used an analytical observational design with a cross-sectional approach. The population consisted of 293 pregnant women who attended antenatal care services. A total of 75 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Chi-square statistical test with a significance level of 0.01. The results showed that 47 respondents (62.7%) had poor knowledge regarding vaginal hygiene, while 53 respondents (71.6%) experienced vaginal discharge. Statistical analysis indicated a significant relationship between pregnant women's knowledge and the incidence of vaginal discharge (p = 0.000; p < 0.01). In conclusion, pregnant women's knowledge is significantly associated with the occurrence of vaginal discharge. Improving health education regarding reproductive hygiene is necessary to reduce the incidence of vaginal discharge during pregnancy.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peran Ayah dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Syarifah Fuwan; Eva Purwita; Nurlaila Ibrahim
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu upaya preventif yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian anak akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Nagan Raya. Peran ayah dalam pengambilan keputusan keluarga memiliki pengaruh penting terhadap keberhasilan program imunisasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peran ayah dalam pemberian imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ayah yang memiliki anak usia 12–18 bulan sebanyak 63 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ayah dengan peran ayah dalam pemberian imunisasi dasar lengkap (p-value = 0,025), faktor ekonomi (p-value = 0,001), dan akses pelayanan kesehatan (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, ekonomi, dan akses pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap peran ayah dalam pemberian imunisasi dasar lengkap.