Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA MAS DARUL IHSAN ACEH BESAR TENTANG HIV/AIDS Cutyuniwati Yuniwati; Yusnaini Yusnaini; Khusnul Khatimah
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.884 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v13i2.398

Abstract

Kejadian HIV/AIDS masih menjadi masalah global. Perkembangan seks terjadi karena pengaruh negatif dariluar dengan disertai tipisnya iman dan kosongnya pendidikan agama, diikuti dengan kesenangan sesaat dancara berfikir yang belum dewasa sehingga timbulnya pemikiran yang gelap dan perilaku yang menyimpangseks sebelum menikah. Tahun 2015, sebanyak 36,7 juta penduduk dunia terkena HIV dan 1,1 juta terkenaAIDS. Sekitar 5700 orang terkena HIV setiap harinya. Indonesia merupakan negara dengan angka kejadianHIV/AIDS yang cukup tinggi.. Peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dapat dilakukan dengankegiatan penyuluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh media audio visual danmedia leaflet terhadap tingkat pengetahuan remaja MAS Darul Ihsan tentang HIV/AIDS.Penelitian inibersifat analitik dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan rancangan pretest-posttest groupdesign.Sampel dalam penelitian ini adalah remaja MAS Darul Ihsan sebanyak 186 orang. Dimana 93 orangkelompok Media Audio Visual dan 93 orang kelompok Media Leaflet.Hasil uji statistik menunjukkan bahwasig = 0,137 (0,137>0,05), maka Ho diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antararata-rata tingkat pengetahuan kelompok audiovisual dengan kelompok leaflet sebelum dan sesudahintervensi.
PENINGKATAN KAPASITAS ALUMNI JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES ACEH DALAM WIRAUSAHA BABY SPA Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri; Eva Purwita; Iin Fitraniar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4421.222 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3597

Abstract

Paradigma pelayanan kebidanan telah mengalami pergeseran, dari asuhan kebidanan konvensional menjadi asuhan kebidanan yang mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer. Baby SPA merupakan salah satu jenis pelayanan komplementer yang saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat, karena pada umumnya masyarakat sudah banyak mengetahui bahwa Baby SPA bertujuan agar setiap bayi tetap mendapat kan sentuhan dan pijatan agar mendapat jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi (Bounding Attachment). Terlepas dari manfaat Baby SPA, saat ini kita berada pada era 4.0 dimana lulusan kebidanan akan memiliki banyak competitor dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga mengharuskan mereka pandai melihat situasi pasar dengan menciptakan lapangan kerja mandiri. Berdasarkan data Tracer Study Tahun 2020, hanya 29,8% alumni yang sudah mendapatkan pekerjaan baik di instansi pemerintah daerah maupun swasta dan tidak semua mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dan alumni Jurusan Kebidanan dalam wirausaha Baby SPA melalui pelatihan. Metode yang dilakukan pada tahap pelaksanaan adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta penyusunan strategi pemasaran dalam mengelola wirausaha Baby SPA. Hasil dari peningkatan kapasitas ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan alumni tentang Baby SPA serta sistem pengelolaan kewirausahaan.
The Relationship Parity and Family Support with Psychological Adaptation of The Postpartum Period at the Jawiriyah Midwife Maternity Clinic in Banda Aceh City Irma Afriana; Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri; Gustiana Gustiana
Midwifery and Nursing Research Vol 5, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/manr.v5i1.9619

Abstract

Background: If the mother is unable to adapt psychologically in the taking in phase, the taking hold phase, and the letting go phase, the mother will experience impaired psychological adaptation during the postpartum period such as postpartum blues, or postpartum depression, postpartum psychosis or postpartum psychiatric. The ability to listen and provide adequate time is an invaluable support for the mother. Research Objectives : To determine the relationship between parity and family support with psychological adaptation during the postpartum period at the Jawiriyah Midwife Maternity Clinic, Banda Aceh City. Methods: This research is analytic in nature with a cross sectional approach. The sample in this study were mothers who gave birth at the Jawiriyah midwife maternity clinic. Sampling using Accidental sampling technique and obtained as many as 30 respondents. Processing data using chi-square test. Results: The results of the chi-square test found that there was a relationship between parity (p-value = 0.018), and family support (p-value = 0.009) with psychological adaptation during the postpartum period at the Jawiriyah Midwife Maternity Clinic, Banda Aceh City. Conclusion: There is a relationship between parity and family support with psychological adaptation during the postpartum period. Suggestions for research sites are expected to be input in providing health education for postpartum mothers about psychological adaptation and collaborating with the Public health center in providing counseling regarding psychological adaptation and teaching how to deal with psychological problems that arise during the postpartum period.
Effectiveness of Endorphin Massage and Breast Milk Supplements on Lactation Success in Aceh Besar Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri
Midwifery and Nursing Research Vol 5, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/manr.v5i1.9615

Abstract

Background: The mother's psychological preparation before breastfeeding, stress, excessive worry, unhappiness, all play a major role in the success of exclusive breastfeeding. Endorphin Massage is a light touch and massage that can increase the release of endorphins and oxytocin hormones. If endorphin massage is given to postpartum mothers, it will provide a sense of calm and comfort during lactation so as to increase the response of the posterior pituitary to produce the hormone oxytocin to increase the let down reflex. The purpose of this study was to find out whether there are differences in endorphin massage and breast milk enhancing supplements for lactation success. Methods: This study used a Quasi-Experimental Design method with Pre-test and Posttest with control group design. This research was conducted in Aceh Besar District in 2021. The population in this study were postpartum mothers up to the 3rd day postpartum with a total sample of 51 people. Data analysis used the Anova test and the Post Hoc Test. Results: The results of the ANOVA test showed that there was a difference in LATCH scores between the three groups with a significance value of 0.000
Effect of Baby Massage and Baby Gymnastics on Motoric Development of Infants Age 2-11 Months in the Darul Imarah Health Center Work Area Aceh Besar District Intan Maisa Adilla; Yusnaini Yusnaini; Fithriany Fithriany; Cut Yuniwati; Kartinazahri Kartinazahri
Midwifery and Nursing Research Vol 5, No 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/manr.v5i2.9962

Abstract

Background : About 5 to 10% of children are thought to have developmental delays. Data on the incidence of general developmental delays are not known with certainty, but it is estimated that around 1-3% of children under the age of 5 experience general developmental delays. Based on data obtained from Aceh's health profile, in 2021 the number of live births will be 10 . 350 babies. Seeing the high number of live births in infants, it is very important to provide stimulus during the golden age so that developmental delays do not occur Method : This type of research is Quasy Experiment with two group pre-test and post-test design. The sample in this study were babies aged 2-11 months, a total of 34 people, of which 17 babies were given massage and baby gymnastic interventions while 17 babies were included in the control group. Results: The results of the study indicated that there were differences in the motor development of infants aged 2-11 months before and after massage and baby gymnastics with a p-value (0.000
The Influence of Oketani Massage and Acupressure Massage on Lactation Success in the Working Area of Darul Imarah Health Center, Aceh Besar District Ulil Rauzah; Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri; Gustiana Gustiana; Yuni Sari
Midwifery and Nursing Research Vol 5, No 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/manr.v5i2.9960

Abstract

Background: The low coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia is caused by various factors, one of which is the lack of milk production. Based on data for 2020, the target for exclusive breastfeeding coverage is 69% . Based on data obtained from Aceh's health profile in 2019 the number of babies receiving exclusive breastfeeding in Aceh Besar is 47%. In 2020 the coverage of exclusive breastfeeding for babies will increase by 61%. But in 2021 the coverage of exclusive breastfeeding is only 49%. This shows that the coverage of exclusive breastfeeding in the last 1 year has decreased. Methods: This type of research is Quasy Experiment with two group pre-test and post-test design . The sample in this study were postpartum mothers from the first day to the third day , totaling 34 people, of which 17 postpartum mothers were given oketani massage interventions and 17 postpartum mothers were given acupressure ur massage interventions. Results: There is a significant difference in the LATCH score before and after oketani massage with a value (P Value 0.000
PENINGKATAN KAPASITAS ALUMNI JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES ACEH DALAM WIRAUSAHA BABY SPA Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri; Eva Purwita; Iin Fitraniar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3597

Abstract

Paradigma pelayanan kebidanan telah mengalami pergeseran, dari asuhan kebidanan konvensional menjadi asuhan kebidanan yang mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer. Baby SPA merupakan salah satu jenis pelayanan komplementer yang saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat, karena pada umumnya masyarakat sudah banyak mengetahui bahwa Baby SPA bertujuan agar setiap bayi tetap mendapat kan sentuhan dan pijatan agar mendapat jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi (Bounding Attachment). Terlepas dari manfaat Baby SPA, saat ini kita berada pada era 4.0 dimana lulusan kebidanan akan memiliki banyak competitor dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga mengharuskan mereka pandai melihat situasi pasar dengan menciptakan lapangan kerja mandiri. Berdasarkan data Tracer Study Tahun 2020, hanya 29,8% alumni yang sudah mendapatkan pekerjaan baik di instansi pemerintah daerah maupun swasta dan tidak semua mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dan alumni Jurusan Kebidanan dalam wirausaha Baby SPA melalui pelatihan. Metode yang dilakukan pada tahap pelaksanaan adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta penyusunan strategi pemasaran dalam mengelola wirausaha Baby SPA. Hasil dari peningkatan kapasitas ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan alumni tentang Baby SPA serta sistem pengelolaan kewirausahaan.
Pengembangan Desa Mitra melalui Program Pendampingan Keluarga Balita Stunting untuk Optimalisasi Pola Asuh dan Pencegahan Risiko Diabetes Mellitus di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Yusnaini Yusnaini; Ampera Miko; Nurlaila Ibrahim; Nora Usrina; Cut Yuniwati; Kartinazahri; Iin Fitraniar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19354

Abstract

Stunting dan diabetes mellitus merupakan masalah Kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan melalui pemberdayaan keluarga dan penguatan kapasitas kader Kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Gampong Baroh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar dengan sasaran 5 kader kesehatan, 5 ibu yang memiliki balita stunting, dan 5 ibu dari keluarga berisiko diabetes mellitus. Kegiatan meliputi edukasi mengenai stunting, diabetes mellitus, pemberian makan bayi dan anak (PMBA), serta pola asuh keluarga, pembekalan kader, penyediaan media edukasi, penyerahan investasi mitra, dan pendampingan keluarga melalui kunjungan rumah oleh kader. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dan kapasitas kader Posyandu melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan sarana dalam Upaya pencegahan stunting dan factor Risiko diabetes mellitus. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh kelompok sasaran. Pengetahuan kader meningkat dari 75% menjadi 90% sedangkan pengetahuan ibu yang memiliki balita stunting dan ibu dari keluarga berisiko diabetes mellitus masing-masing meningkat dari 65% menjadi 85%. Program juga menghasilkan penguatan kapasitas kader melalui pendampingan kunjungan rumah serta penyediaan media edukasi dan sarana Posyandu sebagai investasi mitra untuk mendukung keberlanjutan kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan edukasi, penguatan kapasitas kader, pendampingan keluarga, dan dukungan sarana mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memperkuat Upaya pencegahan stunting dan faktor risiko diabetes mellitus di Tingkat desa.
THE MIDWIFERY CARE FOR PREGNANT WOMAN, MRS. A IN TEUBALUY VILLAGE, SUB-DISTRICT OF DARUL KAMAL, THE REGENCY OF ACEH BESAR: Midwifery Care for Pregnant Women Nurul ummi; Satrinawati Berkat; Yusnaini Yusnaini
Journal of Midwifery and Community Health (JMCH) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Midwifery, Health Polytechnic of Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jmch.v5i1.1471

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) remains a key indicator in assessing the quality of maternal healthcare. Comprehensive, high-quality antenatal care is essential for early detection of complications and for improved maternal and fetal health during pregnancy. This case report aims to provide midwifery care to a pregnant woman and document it in a midwifery SOAP note. The care was provided to Mrs. A, 37 years old, G2P1A0, at 27 weeks and 4 days of gestation in Teubaluy Village, Sub-district Darul Kamal, The regency of Aceh Besar. Subjective indicated that the mother had complained of back pain for the past week and had a history of cesarean delivery. Objective examination results indicated that the mother's and fetus's general condition was good, with blood pressure 120/80 mmHg, fetal heart rate 139 beats/minute, and hemoglobin level 13.6 g/dL. The midwifery care provided included education on pregnancy exercises to reduce back pain, recommendations for adequate rest, continued consumption of iron tablets, nutritional counseling, and education on pregnancy danger signs. Results of the care indicated that the mother understood the counseling provided and was able to reiterate the pregnancy exercise techniques taught. Comprehensive midwifery care is expected to increase maternal comfort during pregnancy and reduce the risk of complications.