Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran urbanisasi dan mortalitas dalam menjelaskan pertumbuhan penduduk di Indonesia selama periode 2000–2023. Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan karena berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan perencanaan wilayah. Urbanisasi sebagai proses perpindahan penduduk dari desa ke kota serta mortalitas sebagai tingkat kematian merupakan faktor yang dapat memengaruhi dinamika jumlah penduduk suatu negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder tahunan yang diperoleh dari sumber statistik resmi selama periode 2000–2023. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews untuk mengetahui pengaruh urbanisasi dan mortalitas terhadap pertumbuhan penduduk. Sebelum melakukan estimasi model, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi guna memastikan kelayakan model regresi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel urbanisasi dan mortalitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk di Indonesia. Secara parsial, urbanisasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk, yang menunjukkan bahwa peningkatan urbanisasi cenderung diikuti oleh penurunan laju pertumbuhan penduduk. Sementara itu, mortalitas menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk dalam model penelitian ini. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan penduduk dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan distribusi penduduk serta dinamika tingkat kematian memiliki keterkaitan dengan perkembangan jumlah penduduk di Indonesia dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kependudukan di masa mendatang.