Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Pengalihan Subsidi BBM ke Subsidi Langsung untuk Masyarakat Miskin, Efisiensi Fiskal dan Pemerataan Kesejahteraan Avrilya, Sri Zalfa; Husna, Syarah Safira; Tarihoran, Rut Natalria; Azira, Nadin; Lumbansiantar, Steven R. J.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat upah, kesehatan yang diproksi melalui Angka Harapan Hidup (AHH), serta usia terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2004–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai sumber resmi lainnya yang relevan. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda dengan serangkaian pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas dan reliabilitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel tingkat upah, AHH, dan usia berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di wilayah tersebut. Secara parsial, tingkat upah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, mengindikasikan bahwa peningkatan upah mampu mendorong motivasi, efisiensi, serta kinerja tenaga kerja. Sebaliknya, AHH menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, menandakan bahwa peningkatan umur harapan hidup tidak selalu diikuti oleh peningkatan efisiensi tenaga kerja, kemungkinan akibat pergeseran struktur usia ke kelompok yang kurang produktif. Sementara itu, variabel usia berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas, yang berarti faktor pengalaman dan kematangan belum cukup kuat secara statistik dalam meningkatkan output kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 menunjukkan bahwa 87,5% variasi produktivitas tenaga kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pengupahan yang proporsional, peningkatan kualitas kesehatan kerja, serta optimalisasi tenaga kerja usia produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Indonesia (Periode 2004-2023) Qomarina, Nadia Nur; Azira, Nadin; Tarihoran, Rut Natal Ria; Panggabean, Vivian Ester
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 2004 hingga 2023. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis melalui metode regresi linier berganda. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti bahwa peningkatan populasi dapat berfungsi mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja, produktivitas, dan aktivitas ekonomi. Di sisi lain, TPT tidak memiliki dampak langsung terhadap tingkat kemiskinan. Namun, jika dianalisis secara bersamaan, TPT dan jumlah penduduk menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perbedaan tingkat kemiskinan di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor demografi merupakan salah satu elemen kunci dalam menentukan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pengangguran terbuka mempengaruhi kemiskinan secara tidak langsung. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengelola pertumbuhan populasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat pasar kerja sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan berbasis bukti. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan literatur mengenai ekonomi pembangunan, dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam merancang program pengentasan kemiskinan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat nasional.
Analisis Efektivitas Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan terhadap Stabilitas Sistem Perbankan di Indonesia Periode 2021–2023 Shafana, Anisa Nur; Aulia, Dinda; Siallagan, Lentiona Ropika; Azira, Nadin; Siregar, Rini; Malau, Vincencius Maruli Tua
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia selama periode 2021–2023. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional, laporan resmi, serta peraturan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan OJK, baik melalui mekanisme on-site maupun off-site, berperan penting dalam mempertahankan stabilitas perbankan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Kondisi ini tercermin dari ketahanan sektor perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global setelah pandemi. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kompleksitas sektor keuangan, keterbatasan sumber daya, serta potensi risiko sistemik. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas pengawasan, peningkatan sinergi antar lembaga, serta penyesuaian terhadap perkembangan teknologi keuangan guna memastikan stabilitas sistem perbankan tetap terjaga secara berkelanjutan.
Peran Urbanisasi dan Mortalitas Dalam Menjelaskan Pertumbuhan Penduduk Di Indonesia Periode 2000-2023 Silalahi, Cantika Sarma Seicilia; Fitry, Salwa; Panggabean, Vivian Ester; Raja, Adelia Mestwo Lumban; Azira, Nadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran urbanisasi dan mortalitas dalam menjelaskan pertumbuhan penduduk di Indonesia selama periode 2000–2023. Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan karena berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan perencanaan wilayah. Urbanisasi sebagai proses perpindahan penduduk dari desa ke kota serta mortalitas sebagai tingkat kematian merupakan faktor yang dapat memengaruhi dinamika jumlah penduduk suatu negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder tahunan yang diperoleh dari sumber statistik resmi selama periode 2000–2023. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews untuk mengetahui pengaruh urbanisasi dan mortalitas terhadap pertumbuhan penduduk. Sebelum melakukan estimasi model, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi guna memastikan kelayakan model regresi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel urbanisasi dan mortalitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk di Indonesia. Secara parsial, urbanisasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk, yang menunjukkan bahwa peningkatan urbanisasi cenderung diikuti oleh penurunan laju pertumbuhan penduduk. Sementara itu, mortalitas menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk dalam model penelitian ini. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan penduduk dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan distribusi penduduk serta dinamika tingkat kematian memiliki keterkaitan dengan perkembangan jumlah penduduk di Indonesia dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kependudukan di masa mendatang.
Determinasi PDB Per Kapita Indonesia: Ekspor, Konsumsi, dan Suku Bunga 2000–2024 Sugianto, Mutia; Qomarina, Nadia Nur; Azira, Nadin; Rahmanda, Ruwina; Husna, Syarah Safira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia dengan menitikberatkan pada tiga variabel utama, yaitu ekspor, pengeluaran konsumsi rumah tangga, dan suku bunga pinjaman dalam rentang waktu 2000–2024. PDB per kapita merupakan salah satu tolok ukur makroekonomi yang lazim digunakan untuk menilai tingkat kemakmuran dan kemajuan perekonomian suatu bangsa. Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui teknik analisis regresi linear berganda dengan memanfaatkan data deret waktu yang bersumber dari World Bank. Temuan empiris menunjukkan bahwa ekspor dan pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan pengaruh yang positif sekaligus signifikan secara statistik terhadap PDB per kapita. Adapun suku bunga pinjaman turut menunjukkan arah pengaruh yang positif, namun belum mencapai tingkat signifikansi statistik yang memadai. Pengujian secara simultan mempertegas bahwa ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama memberikan dampak yang nyata terhadap perubahan PDB per kapita Indonesia. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh tergolong tinggi, yang berarti model mampu menjelaskan proporsi besar dari fluktuasi PDB per kapita sepanjang periode kajian. Hasil ini menegaskan bahwa ekspansi sektor ekspor dan peningkatan daya beli masyarakat yang tercermin dari konsumsi rumah tangga merupakan dua pilar krusial dalam mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Implikasinya, para pemangku kebijakan perlu merancang strategi ekonomi yang berorientasi pada penguatan daya saing ekspor nasional serta stimulus konsumsi domestik. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi landasan kokoh bagi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan di Indonesia pada masa mendatang.