Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Community Health Volunteer Competence through the Griya SIPAKABERU Program for Stunting Prevention Auliyah Rofiatul Adawiyah; Anindia Sifa Hijri; Fahyul Fahyul; Ishak Bachtiar
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2532

Abstract

The Griya SIPAKABERU (Integrated Healthy Village Program) is a community engagement initiative designed to enhance maternal and child health services by strengthening the competence of community health volunteers (posyandu cadres). The program focused on training in child growth monitoring, nutrition education, and appropriate parenting practices as preventive measures against stunting. The methods included pre-tests, participatory lectures, hands-on practice through the SIPATUA (Child Growth Monitoring Attitude) framework, and post-tests for evaluation. Results indicated a significant improvement in cadres’ knowledge: prior to the intervention, most were categorized as low to very low, while post-intervention assessments showed the majority achieving high to very high scores. In addition to knowledge gains, cadres demonstrated improved skills in providing nutrition education and monitoring child growth. Challenges included limited rural health infrastructure and low parental awareness regarding child nutrition. The Griya SIPAKABERU program has proven effective in strengthening community health volunteer capacity and supporting stunting prevention in rural communities. Sustained infrastructure support and cross-sectoral collaboration are required to ensure program continuity and scalability.
Penguatan Gizi Tingkat Rumah Tangga untuk Pencegahan Stunting melalui Diversifikasi Pangan Hasil Laut: Program Pengabdian di Takalar sugirah Nour Rahman; Samsiana; Ikbal Syukroni; Hezron Alhim Dos Santoso; Nurfaidah; Cindy Fatika Sari; Sendi Pernanda; Auliyah Rofiatul Adawiyah; Aqilah Hana Muthiah; Nandita Putri; Jihan Pratiwi Ika Antasari; Anindia Sifa Hijri; Wulan Tri Arfida
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.658

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Kabupaten Takalar dengan prevalensi yang relatif tinggi pada balita. Desa Kampung Beru sebagai wilayah pesisir memiliki potensi hasil laut yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga nelayan masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga nelayan dalam pencegahan stunting melalui diversifikasi pangan berbasis hasil laut. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, sosialisasi, edukasi tentang stunting dan gizi keluarga, pelatihan pengolahan pangan hasil laut, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar dengan melibatkan 20 ibu rumah tangga nelayan sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator. Rata-rata skor kemampuan deteksi dini stunting meningkat dari 46,0 menjadi 83,0, keterampilan pembuatan MP-ASI dari 37,0 menjadi 85,0, keterampilan pengawetan dan pengolahan pangan dari 45,5 menjadi 82,0, serta kemampuan inovasi diversifikasi olahan pangan dari 41,5 menjadi 87,0. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai pangan bergizi, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan keluarga dan pencegahan stunting. Model pemberdayaan ini berpotensi diterapkan pada wilayah pesisir lain dengan karakteristik yang serupa Kata Kunci : Stunting; Gizi; Diversifikasi; Pangan; Keluarga