Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cyber Rights and Digital Security: Protecting Human Rights in The Online World M. Rusdi; Astriyani A. Papuangan; Abdi Wael; Syamsuddin Syamsuddin; Ardi Marinda; Rini Rukua
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2025): October
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v2i6.394

Abstract

The rapid expansion of digital technology has created new opportunities for social participation while simultaneously introducing challenges to human-rights protection in cyberspace. Communities in rural Indonesia, particularly in the Maluku region, often face limited awareness of digital rights and online security, making them vulnerable to cyber threats and misinformation. This community service program titled “Cyber Rights and Digital Security: Protecting Human Rights in the Online World” was conducted in Tulehu Village, Central Maluku, to enhance citizens’ understanding of digital rights, cybersecurity, and ethical online behavior. Using participatory methods Focus Group Discussions (FGDs) and structured presentations the project engaged 80 participants representing youth, women, educators, and community leaders. The activities emphasized awareness of data privacy, digital ethics, and safe internet practices while linking them to the broader concept of human rights. Results showed a significant increase in participants’ knowledge and behavioral transformation toward responsible digital citizenship. The formation of the Digital Awareness Forum (DAF) ensured program sustainability by enabling continuous education and collaboration with local governance. The outcomes demonstrate that contextualized, rights-based digital-literacy programs can empower rural communities to navigate online spaces safely and ethically. This initiative offers a replicable model for integrating human-rights education with digital transformation, reinforcing that protecting human dignity in the digital era requires awareness, empowerment, and cultural adaptation.
Learning Loss Dalam Pembelajaran Qur’an Hadis dan Solusi Mengatasinya: Learning Loss in Qur’an and Hadith Learning: Causes and Solutions Ismail; Uswatun Hasanah; Astriyani A. Papuangan; Radiatan Mardiah; Makmur; Nurqadriani
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 21 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v21i1.9957

Abstract

Fenomena learning loss atau hilangnya kemampuan belajar menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan pasca pandemi, termasuk pada pembelajaran Qur’an Hadis di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya learning loss pada siswa serta menemukan solusi untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa dan 1 guru mata pelajaran Qur’an Hadis di MA Al-Ikhlas Poso. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning loss disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya kemampuan membaca huruf Arab, kurangnya minat dan motivasi belajar siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup kurangnya dukungan orang tua serta penggunaan gawai yang berlebihan. Solusi yang diterapkan antara lain pembimbingan intensif oleh guru, pemberian waktu membaca Al-Qur’an sebelum pelajaran dimulai, serta kerja sama dengan orang tua dalam mendukung proses belajar anak. Dengan penerapan langkah-langkah tersebut, diharapkan learning loss dapat diminimalkan dan kualitas pembelajaran Qur’an Hadis meningkat.