Fenomena learning loss atau hilangnya kemampuan belajar menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan pasca pandemi, termasuk pada pembelajaran Qur’an Hadis di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya learning loss pada siswa serta menemukan solusi untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa dan 1 guru mata pelajaran Qur’an Hadis di MA Al-Ikhlas Poso. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning loss disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya kemampuan membaca huruf Arab, kurangnya minat dan motivasi belajar siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup kurangnya dukungan orang tua serta penggunaan gawai yang berlebihan. Solusi yang diterapkan antara lain pembimbingan intensif oleh guru, pemberian waktu membaca Al-Qur’an sebelum pelajaran dimulai, serta kerja sama dengan orang tua dalam mendukung proses belajar anak. Dengan penerapan langkah-langkah tersebut, diharapkan learning loss dapat diminimalkan dan kualitas pembelajaran Qur’an Hadis meningkat.
Copyrights © 2026