Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Lingkup Muhammadiyah Sinjai Utara (Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah) Muhsin; Wahyuningsih; Badiana
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menyampaikan nilai- nilai ajaran Islam yang autentik kepada masyarakat. Tujuan utama berdirinya Muhammadiyah adalah menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dalam kerangka tersebut, Muhammadiyah melaksanakan dakwah amar ma’ruf melalui kegiatan pengajian di berbagai tingkatan, termasuk pelatihan penyelenggaraan jenazah yang dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penyelenggaraan jenazah di masyarakat yang kerap bercampur antara tradisi adat dengan tuntunan syariat Islam, sehingga menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman normatif dan aplikatif kepada masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Melalui kombinasi metode tersebut, peserta memperoleh pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam pelaksanaan penyelenggaraan jenazah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan, sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam penyelenggaraan jenazah berbasis syariat Islam, serta mempertegas peran Muhammadiyah sebagai agen dakwah dan pemberdayaan umat di tingkat lokal.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Perilaku Cyberbullying pada Remaja di SMP 21 Sinjai melalui Edukasi Media Sosial Wahyuningsih; Badiana; Muhsin; Fajaruddin
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 5 No 2 (2026): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v5i2.4663

Abstract

This community service activity aims to internalize the values of Islamic Religious Education in preventing Cyberbullying behavior among adolescents at SMP 21 Sinjai through social media education. The background of this activity is the high intensity of social media use among teenagers, which is not yet balanced with an adequate understanding of digital ethics, thereby potentially triggering Cyberbullying behaviors such as insults, mockery, spreading personal disgrace, and negative comments. This activity was designed as a preventive effort through strengthening digital literacy and instilling Islamic values such as noble character, empathy, tabayyun (verification of information), guarding one’s speech, and responsibility in interacting within digital spaces. This approach is in line with findings that digital literacy and the internalization of Islamic Religious Education values can strengthen self-control and sustainably build students’ digital ethics. The implementation method employed interactive socialization, participatory discussions, case studies, question-and-answer sessions, and reflections on Islamic values. The target participants were students of SMP 21 Sinjai as active social media users who are vulnerable to the negative influences of the digital world. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure students’ improvement in understanding Cyberbullying, its impacts, and prevention strategies. The expected outcomes of this activity are an increased understanding among students regarding wise and responsible social media use, the growth of awareness to avoid Cyberbullying behavior, and the development of more polite, empathetic, and responsible attitudes in online communication