Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kabupaten Majalengka masih menghadapi berbagai kendala operasional akibat penggunaan sistem pemesanan manual, seperti antrean pelanggan yang panjang, kesalahan pencatatan pesanan, serta pengelolaan transaksi yang belum terdigitalisasi. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan dan daya saing usaha di era transformasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan UMKM kuliner melalui implementasi sistem pemesanan digital berbasis QR Code sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan aplikasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi sistem, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa aplikasi pemesanan berbasis web menggunakan framework Laravel yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan melalui pemindaian QR Code pada setiap meja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu mengadopsi sistem pemesanan digital, meningkatkan literasi digital, mengurangi kesalahan pencatatan pesanan, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan transaksi. Pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Dengan demikian, penerapan sistem pemesanan berbasis QR Code terbukti mendukung transformasi digital UMKM kuliner, meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan daya saing usaha di Kabupaten Majalengka.