Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Semiotika pada Sampul Majalah National Geographic Wulandari, Wulandari
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 2 No. 02 (2018): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v2i02.38

Abstract

Our planet become damaged, every year more garbage we made. Many activist aware us about environment, they do campaign. National Geographic, one of magazine that aware about environment has issues they cover about waste that damaging the Iceland. They represented with digital process into a photo. This time, the photo told to us, that one day our planet really become a plastic. This cover has bring pro and contra, because the idea same with the campaign of Tesco eco bag. The idea has rebuild, this is what we called imitation. in everything of figure there are two messages, first as denotative and second as connotative. As we know the National Geographis bring us about that messages to people, that environment very important.
Analisis Foto Cerita Memecah Ombak Selatan Karya Angger Timur Wulandari, Wulandari
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 5 No. 01 (2021): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v5i01.60

Abstract

There are many ways to convey information, ideas or ideas, one of which is by using photography media. Photography can be worn as a tool in storytelling, by displaying several photos and being made by paying attention to the placement or arrangement of the photos. The making of the photo will affect the reader in concluding. Angger Timur's photo work featured a story entitled Memecah Ombak Selatan. The story tells of a fisherman who goes fishing with simple equipment to find fish as food. The research method was carried out qualitatively by analyzing Angger's photographs and looking at the elements of the photo story used. This study can be a reference for photographers in making photo story by considering the elements of photos story so that the photos to be made have continuity and are interrelated. ABSTRAK Ada banyak cara dalam menyampaikan informasi, ide atau gagasan, salah satunya adalah dengan menggunakan media fotografi. Fotografi bisa sebagai alat dalam bercerita, dengan cara menampilkan beberapa foto dan dibuat dengan memperhatikan penempatan atau pengaturan foto. Penempatan foto akan membawa efek ke pembaca dalam mengambil kesimpulan. Karya foto Angger Timur mengangkat cerita yang berjudul Memecah Ombak Selatan. Foto cerita yang berkisah tentang seorang nelayan yang memancing dengan peralatan yang sederhana untuk mencari ikan sebagai makanannya. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan melakukan analisis karya foto Angger dan melihat elemen-elemen foto cerita yang digunakan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para fotografer dalam membuat foto cerita dengan mempertimbangkan elemen-elemen foto cerita sehingga foto yang akan dibuat memiliki kesinambungan dan saling keterkaitan.
Analisis Food Photography UMKM Mini Dessert Box Wulandari; Alberd, Ahmad; Azhar, Fahrul
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 6 No. 01 (2022): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v6i01.79

Abstract

With the expansion of the food industry, business owners must become more careful of the photographs that are shared on social media. There are many good food images in composition and viewpoint that may be taken with simply a smartphone. Several brands have come to our attention among the various SME producers to study the images of their food products. The qualitative study method was utilized to examine images of numerous SME brands, particularly those selling dessert boxes, to see how the composition and angle were utilised. When photographing dessert boxes for promotional purposes, this study is expected to serve as a guide for photographers, particularly those who specialize in food photography.
Perancangan logo brand Romansa Steak melalui pendekatan design thinking Ariefika Listya; Wulandari Wulandari; Ath-Thur Wildhan
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i3.29030

Abstract

Identitas visual penting dalam pemasaran sebagai upaya membangun brand agar bertahan dalam jangka panjang serta dapat bersaing dengan kompetitor. Romansa Steak sebagai brand baru dalam bidang usaha steak ayam belum memiliki identitas visual khususnya logo. Tujuan penelitian ialah untuk merancang logo yang mempresentasikan brand Romansa Steak. Penelitian ini berjenis kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara terhadap pihak brand dan observasi visual terhadap identitas visual beberapa brand steak sejenis serta terhadap tren desain. Logo dirancang menggunakan pendekatan design thinking yang spesifik untuk desain komunikasi visual oleh Ambrose dan Harris dengan 7 tahapan proses yakni Define, Research, ideate, Prototype, Select, Implement, Learn dengan melibatkan peneliti sebagai tim desain serta pemilik brand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menciptakan identitas visual logo yang paling tepat bagi Romansa Steak ialah dengan menitikberatkan pada brand name dan brand tagline “teman romantismu makan steak” yang divisualisasikan melalui gambar steak ayam untuk mengenalkan identitas sebagai restoran steak ayam; simbol jari membentuk love untuk merepresentasikan konsep romantis; tone warna hangat yang mewakili kehangatan suasana; dan jenis huruf yang klasik dan bold memperkuat kesan restoran steak.
FOTOGRAFI POTRET, SEBAGAI MEDIA VISUAL PENCITRAAN DIRI Wulandari Wulandari
Jurnal Desain Vol 1, No 03 (2014): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.339 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v1i03.565

Abstract

HIERARKI SISTEM TANDA STUDI KASUS MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK Wulandari Wulandari
Jurnal Desain Vol 2, No 02 (2015): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.181 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v2i02.577

Abstract

SENI DALAM FOTOGRAFI DISORIENTASI Wulandari Wulandari
Jurnal Desain Vol 2, No 03 (2015): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.61 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v2i03.582

Abstract

PARADOKS MODERNISASI KOTA: ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL FOTO KARYA ERIK PRASETYA DALAM JAKARTA ESTETIKA BANAL Wulandari Wulandari
Jurnal Desain Vol 3, No 01 (2015): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.11 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v3i01.592

Abstract

Foto sebagai sebuah karya visual, sejatinya memang menyingkap sebuah fakta dan makna hal tersebut dapat dilihat dari Foto-foto karya Erik Prasetya. Karya foto ini mendeskripsikan bukti bahwa rakyat miskin kota tidak sepenuhnya menjadi sandungan bagi pembangunan. Mereka tetap ada dan seolah dipelihara oleh sistem politik yang begitu liberal sebagai komoditas politik yang sangat menentukan pada masa-masa Pemilu. Melalui analisis Semiotika, penulis mencoba meninjau deskripsi disetiap karya foto yang telah dikreasikan oleh Erik Prasetya.