Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di SMA Negeri 1 Sindue Tobata Kabupaten Donggala Regita Angel Lullaby Labania; Sitti Radhiah; Nurhaya S. Patui; Firmansyah
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global sebesar 16 juta remaja perempuan berusia 15-19 tahun melahirkan tiap tahunnya. Sebagian besar merupakan akibat dari kehamilan yang tidak direncanakan. Tahun 2024 tercatat 350 remaja dilaporkan telah melakukan pernikahan dini di Kabupaten Donggala. Perilaku seksual pranikah Remaja menjadi isu yang mengkhawatirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA Negeri 1 Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah remaja kelas X dan XI dari 355 remaja yang diambil dengan teknik sampel Proportionate stratified random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 188 orang siswa. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat dengan 95% CI (α = 0,05). Hasil penelitian memperlihatkan terdapat hubungan variabel pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,000), media sosial (p = 0,001) dan peran orang tua (p = 0,000), dengan perilaku seksual pranikah remaja. Diharapkan pihak sekolah mampu mengaktifkan kembali program kegiatan PIK-R sebagai sarana edukasi kesehatan reproduksi bagi siswa dan orang tua diharapkan dapat meningkatkan peran dalam sumber pengetahuan bagi remaja sesuai dengan tingkatan usianya agar orang tua tidak perlu menghindari dan menganggap tabu pertanyaan remaja terkait perilaku seksual.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Orang Tua Tentang Pendidikan Seksual Anak Usia Dini di Paud Terpadu Aisyiyah Busthanul Athfal 1 Palu. Vanesa; Sitti Radhiah; Nurhaya S. Patui; Sadli Syam
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya mencegah terjadinya kekerasan seksual anak adalah melalui pendidikan seksualitas, namun hal ini masih sering dianggap tabu. Di Dunia sebanyak 12% anak dibawa umur telah mengalami kekerasan . Tahun 2023 terdapat 37 kasus di Kota Palu. Tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku orang tua mengenai pendidikan seks usia dini di Paud Terpadu Aisyiyah Busthanul Athfal 1 Palu. Jenis penelitian adalah kuantitatif secara cross sectional. Sampel sebanyak 90 responden dari 115 populasi, menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis data menggunakan chi-square 95%. Hasil uji didapatkan bahwa terdapat hubungan antara variabel sikap (p-value=0,000), pengetahuan 0,004 paparan media 0,000 dengan perilaku orang tua tentang pendidikan seksualitas, dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua 1,000 dengan perilaku orang tua tentang pendidikan seks dini. Diharapkan pihak sekolah dapat menunjanghal tersebut seperti membuat kelas parenting bagi wali murid serta dapat membangun kerjasama dengan pihak terkait.
Kesiapsiagaan Keluarga Kelompok Rentan Ibu Hamil dalam Mengahadapi Bencana di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Talise Elvaria Mantao; Nurhaya S. Patui
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5095

Abstract

Central Sulawesi is one of the provinces in Indonesia with the highest disaster incidence. This condition’s caused by the geography of Central Sulawesi which is located on a fault line with risk of disaster, and Palu City is the area with the highest risk of mental health of pregnant women must be prioritized in disaster management Pregnant women are considered a vulnerable group, as disasters can significantly affect both maternal well-being and fetal development. Family has an important role in reducing disaster risk. This study aims to analyze the preparedness of families with pregnant women in the Talise Health Center area, Palu City. Using an analytical survey with a quantitative, cross-sectional design, the research involved 77 pregnant women selected through stratified random sampling. Data was collected via questionnaires and analyzed using the Chi-Square Test. The findings revealed significant relationships between family preparedness and several factors: knowledge (p=0.000), emergency response plans (p=0.008), disaster warning systems (p=0.008), and resource mobilization (p=0.013). These results highlight the importance of increasing awareness and readiness at the family level. The results of this study strengthen the role of health workers and Posyandu cadres in providing preparedness information to pregnant women. Encourage the formation of pregnant women support groups in the community to share information and experiences related to disaster preparedness.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Remaja Tentang Kesiapsiagaan Ketika Terjadi Bencana di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan Elvaria Mantao; Nurhaya S. Patui; Novi Inriyanny Suwendro; Rahma Dwi Larasati; Nurbaya Nurbaya
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.6090

Abstract

The Pantoloan Community Health Center (Puskesmas) in Palu City was severely affected by the 2018 earthquake and tsunami. The resulting damage to many health facilities limited access to vital reproductive health services. Furthermore, significant gaps persisted in adolescents' knowledge and understanding of how to maintain their reproductive health during emergency situations.This quantitative study was designed to evaluate the effectiveness of reproductive health education in improving adolescent disaster preparedness. The research employed a quasi-experimental design using the Pretest-Posttest Group Design method. The target population consisted of all Middle Adolescents (aged 13-18 years) residing in the Pantoloan Community Health Center area, totaling approximately 561 individuals.Cluster Random Sampling was used as the sampling technique, with clusters established at each adolescent health post (Posyandu). The final sample size was 68 adolescents.Data analysis included univariate and bivariate methods. Statistical tests used were the independent sample t-test if data were normally distributed, and the Wilcoxon test if data were not normally distributed.The study results indicated a difference in the average adolescent knowledge, with an average increase of 1.93 following the provision of reproductive health education. Similarly, the average preparedness of adolescents showed a difference, with an average increase of 3.96 after the education.The statistical test results revealed that the $p$-value for both the knowledge and preparedness variables was 0.000. Based on these findings, it is concluded that reproductive health education is effective in increasing adolescent knowledge and preparedness for when disasters occur in the Pantoloan Community Health Center Working Area.