Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Kontrak Elektronik Terhadap Perlindungan Data Pribadi Konsumen: Studi Kasus Belanja Online dan Pinjaman Online Yanuar Syam Putra; Sri Wahyuningsih; Sundari; Suryati; Febrimarani Malinda
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 10 No 2 (2025): Government and Innovation
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipsk.v10i2.5727

Abstract

The development of information and communication technology has brought about changes in the abundance of consumer personal data on online shopping and lending applications. This phenomenon has implications for the increased collection and processing of consumer personal data by application providers, which poses the potential for privacy violations if the data is misused by unauthorized parties. This is necessary for the protection of personal data to provide legal certainty for consumers. This study aims to analyze electronic contract law in relation to the protection of consumer personal data. The research method used is a normative and empirical juridical approach, with data collection through literature studies and observations of the practices and behavior of online shopping and lending application users in the field. The results indicate that increasing consumer legal awareness and the responsibility of application providers in implementing personal data protection principles are key factors in creating a safe, fair, and trustworthy electronic transaction ecosystem. Therefore, the implementation of electronic contract law based on the principles of justice and legal certainty is a crucial effort to protect consumer rights in the digital era.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU USAHA ATAS WANPRESTASI YANG MERUGIKAN KONSUMEN DALAM E-COMMERCE Yanuar Syam Putra; Febrimarani Malinda; Sundari
Sriwijaya Journal of Private Law Volume 3, No.1 : April 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/sjpl.v3i1.6133

Abstract

Kemajuan teknologi telah mengembangkan e-commerce di Indonesia, sehingga mengkaitkan kompleksitas hubungan hukum antara pelaku usaha dengan konsumen, terutama hal wanprestasi yang merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku usaha atas wanprestasi dalam transaksi e-commerce serta kendala penegakannya berdasarkan hukum positif Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data juga diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, KUHP, UU ITE, dan Peraturan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dalam e-commerce pada dasarnya merupakan ranah perdata. Namun, apabila wanprestasi tersebut disertai unsur penipuan, pengelabuan, atau pelanggaran standar mutu dan keamanan barang/ jasa, maka pelaku usaha dapat dikenai pertanggungjawaban pidana. Dasar hukumnya terdapat pada Pasal 28 dan Pasal 45A UU ITE tentang penyebaran informasi menyesatkan, serta Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen tentang pelanggaran ketentuan pidana. Pertanggungjawaban pidana bersifat personal, sehingga direksi atau pengurus badan usaha yang memiliki mens rea dan actus reus dapat dipidana. Kendala utama penegakan hukum meliputi kesulitan pembuktian unsur niat jahat, yurisdiksi lintas wilayah, dan rendahnya kesadaran hukum konsumen. Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi yang responsif terhadap dinamika e-commerce, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta edukasi konsumen untuk menekan praktik wanprestasi yang berimplikasi pidana. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pelaku Usaha, Wanprestasi, Konsumen, e-commerce.