Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of digital transformation of public administration in improving the effectiveness of government services in Indonesia Sigit Wahyudi; Aldian Yusup; Muhammad Rizki Perdana
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1183900

Abstract

Digital transformation has become a central pillar in reshaping public administration systems worldwide, including in Indonesia, where government institutions are increasingly adopting digital platforms to enhance service quality. Despite strong national policies such as the Electronic-Based Government System (SPBE), significant gaps remain between regulatory frameworks and practical implementation at central and local levels. This study aims to analyze how digital transformation has influenced the effectiveness of government services in Indonesia by examining implementation patterns, enabling factors, persistent barriers, and societal impacts. Using a qualitative literature review approach, the research synthesizes peer-reviewed studies, government documents, and international reports to identify trends in system integration, human resource capacity, technological infrastructure, and governance readiness. The findings reveal that digital transformation has improved service speed, transparency, and citizen experience, as demonstrated in systems such as OSS-RBA, SIPD, and Jakarta’s JAKI application. However, these benefits are uneven due to interoperability issues, inadequate digital competencies among civil servants, fragmented infrastructure, cybersecurity vulnerabilities, and regional budget disparities. Case evidence shows that successful digitalization occurs when strong policy frameworks are supported by institutional commitment, aligned regulations, robust infrastructure, and user-centered service design. Conversely, misaligned legal procedures, partial system adoption, and organizational resistance hinder effectiveness. This study concludes that Indonesia’s digital governance progress is promising yet incomplete, requiring stronger integration, capacity building, and equitable infrastructure development. The analysis contributes to a deeper understanding of how digital transformation can be strategically strengthened to support efficient, transparent, and citizen-centric public administration.
Profesionalisme Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang Sigit Wahyudi; Rudy Catur Rohman Kusmayadi; Suljatmiko Suljatmiko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17031

Abstract

Tujuan dari penelitin ini untuk menelaah sejauh mana profesionalisme kinerja pegawai dalam menjalankan pelayanan publik. Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi faktor yang mendukung maupun yang menghambat penerapan profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di desa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan fokus kajian meliputi beberapa aspek, yaitu pengetahuan pegawai dalam memberikan pelayanan, kemampuan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan, ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas, tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaannya, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat profesionalisme kinerja dalam pelayanan publik. Data utama dalam penelitian ini bersumber dari Kepala Bagian Kepegawaian, pegawai yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang diteliti, serta masyarakat setempat. Untuk menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian, profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Desa Wandanpuro secara umum sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun tidak semua pegawai telah menunjukkan sikap profesional secara penuh. Pengetahuan pegawai yang didukung oleh latar belakang pendidikan yang memadai dinilai cukup baik. Para pegawai juga mampu dan sigap dalam menjalankan tugas yang diberikan. Ketepatan waktu dalam penyelesaian pelayanan sudah berjalan optimal berkat kedisiplinan yang diterapkan, dan tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaan mereka pun sudah menunjukkan hasil yang baik.
Pengaruh Peran Gen-Z dan Motivasi Perilaku Digital terhadap Peningkatan Platform Lapak Waskita Dharma (Lawada) Rega Ardy Sugiarto; Mei Mei; Ahmad Rizki Ardiono; Sigit Wahyudi; Suljatmiko Suljatmiko; Retno Wulan
Journal of Business Economics and Agribusiness Vol. 3 No. 4 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbea.v3i4.1204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Peran Gen-Z (X1) dan Motivasi Perilaku Digital (X2) secara parsial maupun simultan terhadap Variabel Dependen (Y). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji kualitas instrumen (uji validitas konstruk Pearson Correlation dan uji reliabilitas Cronbach's Alpha) serta analisis regresi linier berganda yang diuji melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R2). Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan dinyatakan valid dan sangat reliabel. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, baik Peran Gen-Z (t = 6,369; p < 0,05) maupun Motivasi Perilaku Digital (t = 2,468; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel Dependen (Y). Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen dengan nilai F hitung sebesar 172,689 (p < 0,05). Nilai R Square sebesar 0,795 mengindikasikan bahwa kontribusi Peran Gen-Z dan Motivasi Perilaku Digital dalam menjelaskan variasi Variabel Dependen (Y) adalah sebesar 79,5%, sedangkan 20,5% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Variabel Peran Gen-Z ditemukan sebagai faktor yang paling dominan memengaruhi Variabel Dependen (Y). Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi variabel dependen dapat dicapai secara efektif melalui penguatan peran aktif aktor Gen-Z yang didukung oleh stimulasi motivasi digital yang tepat.
Implementasi Sistem Seleksi Perangkat Desa Formasi Kepala Dusun Berbasis Intranet Green Computing Guna Akselerasi Digitalisasi Di Desa Ngulungkulon Kabupaten Trenggalek Suljatmiko Suljatmiko; Syamsul Sukmono Edy; Sigit Wahyudi; Eka Setyowati; Pudji Astuty
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2892

Abstract

The implementation of an inclusive and modern village government bureaucracy requires the pillars of human resources that are competent, transparent, and with integrity. This community service article documents the implementation of technology updates in the form of a selection mechanism for the examination of candidates for Hamlet Heads in Ngulungkulon Village, Munjungan District, Trenggalek Regency which will be held on September 20, 2025. The main breakthrough presented was the use of a computerized exam platform based on a closed local network (intranet) combined with an environmentally friendly paradigm (Green Computing). This scheme aims to reduce the rate of environmental degradation due to paper waste (paperless system) and secure the exam database from external cyber-security interventions. This service method uses a technical-operational approach scheme which includes the preparation of independent infrastructure, the provision of digital literacy for candidates, and the execution of real exams with low computing power. The results of the activity prove that the implementation of the system runs absolutely without technical obstacles (zero crash). Through the integration of this technology, the efficiency of the logistics procurement budget can be reduced to the range of 80%, the transparency of value accuracy is boosted instantly, and the result is one selected apparatus name with an accountable and valid assessment record. This transformation is a crucial catalyst in accelerating the realization of a sustainable digital village management ecosystem