Desy Paramuditha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan administrasi guru dalam meningkatkan persiapan pembelajaran mendalam (deep learning): studi kasus di SDN 1 Picungremuk, Kota Tasikmalaya Desy Paramuditha; Ayi Najmul Hidayat; Sobari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.30931

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pengelolaan administrasi guru dalam meningkatkan kesiapan pedagogik terhadap penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) pada implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 1 Picungremuk, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan fokus pada dimensi manajerial, pedagogis, dan reflektif dari praktik administrasi guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah sebagai informan kunci. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) administrasi sebagai fondasi reflektif pembelajaran, (2) kolaborasi guru dan pengembangan komunitas profesional, (3) penerapan pembelajaran berbasis proyek dan reflektif, serta (4) supervisi reflektif dalam peningkatan mutu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan administrasi berperan transformatif dalam menggeser praktik guru dari kepatuhan administratif menuju profesionalisme reflektif. Temuan ini berkontribusi pada penguatan konsep manajemen pendidikan reflektif dan memberikan implikasi praktis terhadap penguatan implementasi Kurikulum Merdeka melalui pemberdayaan guru dan supervisi reflektif. Kata Kunci: administrasi guru, pembelajaran mendalam, manajemen reflektif, Kurikulum Merdeka, pendidikan dasar