Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Kebijakan Publik di Indonesia: A Systematic Literature Review Pawan, Adinda Putri; Iva, Muhammad Irvan Nur; Rahayu, Rahayu; H, Herman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7262

Abstract

Kolaborasi lintas sektor merupakan pendekatan penting dalam implementasi kebijakan publik untuk mengatasi permasalahan pembangunan yang semakin kompleks. Pemerintah tidak lagi dapat bekerja secara mandiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan publik, sehingga diperlukan kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan, seperti sektor swasta, masyarakat sipil, akademisi, dan media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kolaborasi lintas sektor, faktor pendukung keberhasilan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan publik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Proses pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data, yaitu Google Scholar, SINTA, dan Scopus dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan collaborative governance dan kolaborasi kebijakan publik di Indonesia. Berdasarkan proses seleksi literatur, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dalam implementasi kebijakan publik di Indonesia umumnya melibatkan tiga aktor utama, yaitu pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam pola kerja sama multi-stakeholder collaboration. Keberhasilan kolaborasi dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, antara lain kepemimpinan kolaboratif, kepercayaan antar aktor, komunikasi dan koordinasi yang efektif, serta dukungan regulasi dan kelembagaan. Namun demikian, implementasi kolaborasi lintas sektor masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ego sektoral antar lembaga, keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, serta dominasi pemerintah dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan mekanisme kolaborasi lintas sektor menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan di Indonesia.