Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Dividen, Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Nainggolan, Christine Trivia Pintanta Br; Gultom, Robinhot; Purba, Jon Henri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan dividen, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sektor Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi kebijakan dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR), struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), serta ukuran perusahaan yang diproksikan dengan Ln total aset. Adapun variabel dependen adalah nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 17 perusahaan dengan total 51 observasi yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kebijakan dividen (DPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Struktur modal (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan utang dapat meningkatkan persepsi nilai perusahaan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, kebijakan dividen, struktur modal, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi nilai perusahaan tergolong rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat faktor-faktor lain di luar model penelitian yang berpotensi memengaruhi nilai perusahaan.