This Author published in this journals
All Journal Abdi-Dharma
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Pendidik Agama Buddha melalui Pelatihan Terintegrasi ChatGPT dan Canva: Evaluasi Pretest–Posttest pada Komunitas PERGABI Hermawan, Aditiya; Wydiastuty, Lianny; Wijaya, Hartana; Margita, Santa
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4409

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI) dan platform desain visual telah mengubah praktik pedagogis; namun, bukti empiris mengenai pelatihan terintegrasi berbasis praktik dalam konteks pendidikan keagamaan masih terbatas. Penelitian ini mengevaluasi program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi digital pendidik agama Buddha yang tergabung dalam PERGABI melalui pelatihan terstruktur penggunaan ChatGPT dan Canva. Intervensi dirancang dengan pendekatan praktik langsung, meliputi teknik prompt engineering untuk penyusunan materi ajar berbantuan AI serta perancangan media pembelajaran visual menggunakan Canva. Desain penelitian menggunakan one-group pretest–posttest untuk mengukur perubahan tingkat familiaritas, kepercayaan diri instruksional, dan persepsi kemudahan penggunaan kedua perangkat tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring sebelum dan sesudah pelatihan selama enam jam. Hasil analisis deskriptif dan komparatif menunjukkan peningkatan konsisten pada seluruh indikator. Familiaritas terhadap AI meningkat dari tingkat sedang menjadi tinggi, dengan lonjakan terbesar terjadi pada kepercayaan diri dalam memanfaatkan AI untuk kegiatan pembelajaran. Peningkatan juga terjadi pada penggunaan Canva, meskipun relatif lebih kecil karena tingkat familiaritas awal yang sudah tinggi. Peserta melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi dan menilai pelatihan relevan dengan praktik pengajaran. Meskipun demikian, keterbatasan akses perangkat dan kestabilan internet menjadi hambatan implementasi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital terintegrasi mampu menurunkan persepsi kompleksitas AI dan mempercepat adopsi pedagogis. Dukungan institusional berkelanjutan dan evaluasi longitudinal diperlukan untuk memastikan dampak pembelajaran jangka panjang.