-, Muhammad Hilmi Hakim Arif
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perencanaan Normalisasi dan Tanggul Sebagai Pengendalian Banjir Pada Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan -, Muhammad Hilmi Hakim Arif; Dian Sisinggih; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.67

Abstract

Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas curah hujan yang besar, karakteristik topografi dataran rendah di bagian hilir, serta pengaruh aliran balik (backwater) akibat pasang surut laut. Studi ini bertujuan merumuskan alternatif pengendalian banjir melalui penerapan normalisasi sungai dan pembangunan tanggul sebagai upaya peningkatan kapasitas aliran. Analisis hidrologi menggunakan data tahun 2003 – 2024 dan distribusi Log Pearson Tipe III menghasilkan rencana debit terbesar pada kala ulang 50 tahun, yaitu 651,84 m³/det, yang diperoleh melalui pendekatan HSS Nakayasu. Pemodelan hidrolika menggunakan HEC-RAS 1D untuk kondisi eksisting menunjukkan terjadinya limpasan pada debit Q2th, sejalan dengan sejarah banjir tinggi di Kecamatan Bangil (0,3 – 0,5 m). Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas penampang dan perlindungan tepi sungai. Upaya pengendalian yang diusulkan meliputi normalisasi bagian dan pembangunan tanggul sepanjang ±18 km. Hasil analisis kestabilan menggunakan Metode Bishop menunjukkan bahwa tanggul dengan tinggi 2 m memiliki Faktor Keamanan kritis sebesar 1,85, berada di atas batas minimal yang direkomendasikan (FoS ? 1,5). Simulasi pasca perencanaan menampilkan bahwa kombinasi normalisasi dan tanggul mampu menampung debit hingga Q50, menurunkan luas keseluruhan, serta mempertahankan muka air dalam batas aman.